Grup Lion Air Rumahkan 35% Karyawan
Grup Lion Air terpaksa merumahkan
25-35% karyawan atau hingga sekitar 8.000
karyawan untuk sementara waktu di tengah
belum pulihnya industri penerbangan. Kendati
demikian, grup usaha yang dibentuk Rusdi Kirana itu
memandang bisnis ini ke depan tetap prospektif dan
bakal menjadi sentra pertumbuhan perekonomian
yang kuat.
“Grup Lion Air mengumumkan
pengurangan tenaga kerja dengan
merumahkan karyawan, status tidak
PHK, menurut beban kerja di unit
masing-masing, yaitu kurang lebih
persentase 25-35% karyawan dari
23.000 karyawan,” kata Corporate
Communications Grup Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam
pernyataan resminya dikutip pada
Minggu (1/8).
Grup Lion Air, kata Danang, masih
terus memantau, mengumpulkan data
dan informasi, mempelajari situasi
yang terjadi seiring mempersiapkan
rancangan penyusunan cetak biru dan
langkah lainnya yang akan diambil
guna tetap menjaga kelangsungan
hidup perusahaan sekaligus meminimalisasi beban yang ditanggung
selama pandemi Covid-19.
Danang mengatakan, Grup Lion
Air tetap beroperasi secara bertahap,
rata-rata mengoperasikan 10-15% dari
kapasitas normal sebelum pandemi
Covid-19 yang rata-rata 1.400 penerbangan per hari.
(Oleh - HR1)
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023