Harga Lahan Terdongkrak, Pembangunan Kawasan Bergairah
Tanah rawa di kawasan tersebut yang dulunya dijual murah kini harganya naik pesat setiap tahun. "Dulu saat pertama hadir tanah di kawasan Musi 2 murah tapi kini bisa ditanya sendiri berapa harganya per meter naik drastis," kata Manager Marketing CitraLand Palembang Vania Tjahjo Santoso. Grup Ciputra ini kini punya daya pikat dan potensi sangat strategis sehingga dinilai sangat prospektif baik sebagai pilihan hunian maupun investasi properti. Pembangunan Komplek Perkantoran Terpadu Pemprov Sumsel yang jaraknya hanya 2 menit perjalanan dari gerbang CitraLand Palembang adalah salah satu faktor menguntungkan yang membuat prospek Citraland Palembang semakin baik. Rencana pembangunan kawasan perkantoran di seputar Citraland juga ternyata akan diikuti oleh pemerintah kota Palembang juga akan membangun kantor terpadu di sana. Mendapat tanah hibah dari Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang rencananya juga mulai membangun perkantoran terpadu tahun ini. Lokasinya berdekatan. Jika tak meleset dari jadwal, proyek Perkantoran Terpadu Pemprov Sumsel ditargetkan selesai tahun 2023. Tahapannya, tahun 2020 ini proses penimbunan selesai. Lalu proses pembangunan gedung Kantor Gubernur Sumsel dimulai tahun 2021 disusul dengan pembangunan kantor Organisasi Perangkat Dinas (OPD). Tahun 2023 semuanya harus sudah berkantor dari sana. Vania Tjahjo Santoso mengatakan setiap properti yang dibangun oleh Ciputra Grup selalu melalui proses riset yang mendalam. Informasi tentang bakal dibangunnya perkantoran terpadu di kawasan Musi II Keramasan sudah didapat sejak lama. Itu pula alasannya kenapa Ciputra Grup memutuskan membangun proyek propertinya di sana. "Pada saat kita planing pembangunan CitraLand di Palembang, kita memang sudah mendapatkan wacana itu pembangunan Perkantoran Terpadu," tambahnya. Vania menjelaskan, semua proyek dari Ciputra Grup melalui tahapan yang sangat matang. Riset dilakukan dengan mendalam mulai dari melihat rencana pemerintah daerah sampai kondisi lahan.
Selain perkantoran terpadu, prospek properti CitraLand juga ditunjang oleh berbagai program strategis nasional lainnya. Misalnya jarak komplek CitraLand yang sangat dekat dengan dua pintu tol yakni Tol Palindra (Palembang-Indralaya) dan Tol Lampung-Kapalbetung (Kayuagung-Palembang-Bentung). Jika tol Palembang-Kayuagung-Lampung sudah terkoneksi dengan Palembang-Betung rencananya pintu tol itu akan berada di sangat dekat dengan komplek CitraLand di Keramasan itu. Tepatnya di areal belakang CitraLand Palembang. Bisa dibayangkan bagaimana majunya kawasan Musi II Keramasan saat semua proyek pembangunan ini selesai. Kawasan Musi II Keramasan betul-betul akan berkembang pesat khususnya dari sisi ekonomi. Sudah barang tentu pula harga properti di kawasan itu bakal naik signifikan. Ciputra Grup juga memiliki ciri khas sendiri membangun kawasan pemukiman dengan membangun dari depan dulu ke belakang.
Dari maket plan CitraLand Palembang, mega cluster 13 dan 14 berada pada bagian paling depan area residensial dan punya akses langsung ke 4 danau. Satu danau besar dan tiga danau penunjang lainnya. Setelah pembangunan mega cluster 13 dan 14 dilanjutkan dengan cluster 15. Vania Tjahjo Santoso mengatakan, harga hunian di kawasan Citraland dimulai dengan harga Rp 600 jutaan. Rumah ini bisa dimiliki dengan uang muka mulai 10 % dan angsuran Rp 2 - 3 juta per bulan. Citraland memiliki keunggulan didukung berbagai fasilitas umum disekitarnya seperti stasiun Kertapati, bandara, Universitas Sriwijaya, pasar tradisional, dan masih banyak lagi lainya. Hunian di kawasan premium ini juga dilengkapi beragam fasilitas seperti sekolah, hotel, rumah sakit, mall, perkantoran, dan juga apartemen.
Untuk para penghuni sendiri, CitraLand Palembang telah menyediakan berbagai macam fasilitas seperti danau dan area jogging track untuk berolahraga. Beragam fasilitas ini membuat hidup jadi lebih mudah. Pandemi covid-19 yang juga berimbas pada sektor properti ternyata tidak berimbas bagi pengembang Citraland karena target penjualan satu tahun Rp 350 miliar malah terealisasi dalam waktu tiga bulan.
General Manager Citraland Palembang, Tony Kustono mengatakan, reputasi Citra land sebagai pengembang terpercaya membuat masyarakat yakin memiliki unit di setiap proyek milik Citraland termasuk di Citraland Palembang. Lokasi yang strategis dekat dengan jalan tol, komplek perkantoran Pemerintah Provinsi Sumsel, fasilitas memadai dan hunian nyaman membuat unit rumah tipe 39 cluster Lugano laris manis terjual. Tony mengatakan Citraland bukan cuma membangun properti saja tapi juga membangun kehidupan. Citraland ingin rumah yang dibangun ditempati pemiliknya bukan cuma rumah dibeli untuk investasi saja.
Sementara, pemerhati dan praktisi properti, Endang Wasiati Wierono mengatakan kawasan Keramasan kini sudah mulai berkembang karena adanya pembangunan jalan tol dan jalan lintas Provinsi yang membuat harga tanah dan properti dikawasan itu sudah lebih baik dari tahun -tahun sebelumnya. Rencana pemprov membangun kantor dan sudah menimbun bakal lahan tersebut juga membuat harga tanah di sana saat ini mencapai 500 ribu hingga Rp 1 juta per meter. Harga ini diprediksi akan terus naik seiring semakin pesatnya perkembangan pembangunan. "Harga tanah di pinggir jalan bisa Rp 1 juta kalau jauh dari jalan di dalam lokasinya juga bisa Rp 500 per meter," ujarnya. Harga properti juga di kawasan itu saat ini ukuran 15 x 8 meter dengan dua setengah lantai saja sudah di bandrol lebih dari Rp 1 miliar. Normalnya harga ini akan terus naik paling tidak 10 % per tahun. Menurut Endang, pembangunan kawasan Keramasan juga bagus karena adanya pemerataan pembangunan yang selama ini dipusatkan di kawasan Jakabaring. Kawasan pinggiran seperti Keramasan juga akan menjadi ramai dan adanya geliat pembangunan bukan cuma di pusat kota saja.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023