Tiongkok Tuding AS Merekayasa Serangan Siber
Pemerintah Tiongkok pada Selasa (20/7)
menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah merekayasa tuduhan peretasan besar-besaran terhadap
Microsoft Corp. Otoritas Tiongkok balas menyebut
AS sebagai juara dunia serangan siber, sekaligus
menunjukkan kemurkaannya kepada sekutu-sekutu
Amerika yang telah menandatangani pernyataan
kecaman bersama.
Menurut laporan, Pemerintah AS
pada Senin (19/7) waktu setempat
menuding Tiongkok telah melancarkan
serangan siber pada Maret ke Microsoft Exchange, dan menuduh empat
warga negara Tiongkok melakukan
peretasan berbahaya.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan, serangan terhadap
Microsoft Exchange – sebuah server
email terpenting bagi perusahaan-perusahaan di seluruh dunia – adalah
“bagian dari pola perilaku yang tidak
bertanggung jawab, mengganggu, dan
tidak stabil di dunia maya, yang merupakan ancaman besar bagi ekonomi
dan keamanan nasional kita.”
“Kementerian Keamanan Negara
Tiongkok (Ministry of State Security/
MSS) telah memupuk ekosistem peretas kontrak kriminal yang melakukan
kegiatan yang disponsori negara, dan
kejahatan dunia siber untuk keuntungan finansial mereka sendiri,” ujar
Blinken dalam sebuah pernyataan,
yang dikutip AFP.
“AS telah mengerahkan sekutu-sekutunya untuk melakukan kritik tidak
masuk akal terhadap Tiongkok mengenai masalah keamanan siber. Langkah
ini dibuat tanpa dasar,” kata juru bicara
Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian
kepada wartawan di Beijing.
Sebelumnya, misi diplomatik Tiongkok di seluruh dunia telah mengeluarkan bantahan, di saat Tiongkok
membuat pertahanan terkoordinasinya
sendiri.
Kedutaan Besar Tiongkok di Selandia Baru ikut menyatakan, tuduhan
itu sama sekali tidak berdasar dan
tidak bertanggung jawab. Sedangkan
Kedutaan Besar Tiongkok di Australia
menuding Negeri Kangguru itu meniru
retorika AS.
(Oleh - HR1)
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023