Holding BUMN Pelabuhan Lanjutkan Proyek Prioritas
Perusahaan induk atau holding badan usaha milik negra (BUMN) bidang pelabuhan akan meneruskan berbagai proyek prioritas. Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II, Arif Suhartono, memastikan proyek yang sudah dimulai akan tetap berjalan hingga selesai yang baru atau belum berjalan akan kami evaluasi," ucap dia kepada Tempo, kemarin. Salah satu proyek besar Pelindo III adalah membangun pelabuhan kapal pesiar di Tanjungan Benoa, Bali, yang ditargetkan beroperasi pada 2023. Hingga bulan lalu, pembangunan pelabuhan yang menjadi bagian dari Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) itu sudah rampung 36 persen. Pelindo III juga ditunjuk sebagai operator sementara Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan sedang menyiapkan alih kelola perlabuhan besar milik pemerintah kepada perusahaan korporasi, termasuk Pelindo. Selain untuk memaksimalkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP), rencana ini dilakukan guna meringankan beban anggaran yang dipakai untuk unit teknis di daerah. "Banyak pelabuhan, seperti yang di Papua, akan dialihkan pengelolahannya supaya tidak membebani pemerintah, "ujar dia, beberapa waktu lalu.
(Oleh - HR1)
Tags :
#UmumPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023