;

Semester I, Grup Modalku Salurkan Pembiayaan Rp 4,2 Triliun

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 15 Jul 2021 Investor Daily, 15 Juli 2021
Semester I, Grup Modalku Salurkan Pembiayaan Rp 4,2 Triliun

Jakarta - Penyelenggaraan fintech peer to peer (P2Plending yang tergabung dalam Grup Modalku telah menyalurkan akumulasi pembiayaan mencapai Rp 24,6 triliun, dengan 4,6 juta jumlah transaksi pinjaman UMKM di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Thailand. Angka penyaluran pembiayaan Grup Modalku dinilai masih cukup stabil, bahkan menunjukkan konsistensi untuk bertumbuh. Hal tersebut dapat terlihat dari jumlah penyaluran dana sejak semester I-2020 yang mengalami pertumbuhan sebesar 60% sampai saat ini.

Lebih dari 200 ribu pendana (lender), baik individu maupun institusi, telah berkontribusi meminjamkan dananya kepada UMKM melalui Modalku, dengan jumlah akun yang masih didominasi oleh pendana individu. Lender disebut bisa mendapatkan tingkat bunga hingga 17% per tahun, tergantung dengan pinjaman yang didanai dan toleransi risiko masing-masing lender. Tahun 2021 merupakan tahun yang diharapkan menjadi peluang untuk kebangkitan ekonomi di Indonesia serta perkembangan Modalku. Pemerintah pun baru-baru ini menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) Darurat untuk memperketat aktivitas masyarakat di beberapa kota. 

Sebagai realisasi untuk mendukung kebutuhan UMKM di berbagai sektor, Modalku menghadirkan beberapa fasilitas pinjaman yang disesuaikan dengan karakteristik para UMKM. Beberapa fasilitas tersebut diantaranya adalah Modal Kawan Mikro, Invoice Financing, serta Modal Karyawan. Selain itu, Invoice Financing dapat manjadi solusi UMKM sebagai dana talangan untuk tetap menjalankan bisnisnya ketika ada invoice klien yang belum terbayar. UMKM bisa memanfaatkan fasilitas itu hingga Rp 2 miliar. Sementara, fasilitas pembiayaan Modal Karyawan merupakan bentuk dukungan bagi perusahaan atau UMKM dalam menyediakan fasilitas finansial untuk meningkatkan kesejahteraan karyawannya tanpa membebani arus kas perusahaan.

Modalku selalu menerapkan prinsip responsible lending, yaitu dengan melakukan penilaian terhadap UMKM peminjam sebagai bentuk tanggung jawab kepada pendana yang meminjamkan dananya melalui Modalku. Salah satu Peminjam Modalku menuturkan, bisnis yang dijalankan bergerak di bidang kreatif sehingga cukup merasakan dampak dari pandemi. Berbagai aktivitas harus ditunda karena pembayaran klien terpaksa mundur. Di satu sisi, pihaknya masih harus membayar operasional perusahaan dan hanya memegang invoice klien yang belum terbayar. 

(Oleh - IDS)

Download Aplikasi Labirin :