;

Harum Aroma Rempah Indonesia di India

Ekonomi Mohamad Sajili 14 Jul 2021 Kompas
Harum Aroma Rempah Indonesia di India

Pecinta masakan India atau penggemar film India pasti tidak asing lagi dengan beragam masakan khas India. Ya, kekhasan mayoritas kuliner India adalah kaya rempah nan beraroma kuat, seperti rogan josh, tikka masala, kofta, atau chole bhature. Dan rempah bagi rakyat India adalah budaya. Rempah hadir di beragam hal, mulai dari makanan hingga obat-obatan. Tak heran, ketika gelombang pandemi menerjang, kebutuhan rempah-rempah kian melonjak. Sebagai salah satu pengekspor rempah, diantaranya cengkeh, Indonesia merasakan efek positifnya. ”Permintaan akan cengkeh melonjak saat pandemi dan cengkeh merah populer dan paling dicari di India. Bagi India, cengkeh merah itu komoditas premium. India juga impor dari Afrika, tetapi utamanya dari Indonesia,” kata Konsul Jenderal RI di Mumbai Agus Prihatin Saptono dalam satu sesi wawancara khusus, Sabtu (10/7/2021).

Selain cengkeh, rempah-rempah seperti lada, pala, jahe, kayu manis, dan vanila termasuk dalam 20 besar komoditas ekspor Indonesia ke India. Pada tahun 2020 total impor rempah-rempah India sekitar 206.000 ton. ”Kue” itu begitu besar. Namun, dari total impor itu, Indonesia baru memasok sekitar 31.000 ton saja, dengan nilai sebesar 111 juta dollar AS. Di pasar rempah India, Indonesia merupakan eksportir rempah terbesar ke-2 di India setelah Vietnam.

Pada tahun 2020 total impor rempah-rempah India sekitar 206.000 ton. ”Kue” itu begitu besar. Namun, dari total impor itu, Indonesia baru memasok sekitar 31.000 ton saja, dengan nilai sebesar 111 juta dollar AS. Di pasar rempah India, Indonesia merupakan eksportir rempah terbesar ke-2 di India setelah Vietnam. Tingginya kebutuhan India akan rempah-rempah, kata Agus, merupakan pasar potensial bagi Indonesia. Apalagi, jumlah penduduk India besar lebih dari 1,3 miliar dan pada tahun 2040-2050 India diprediksi menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua setelah China. ”Potensi ini belum dilirik Indonesia. Untuk itu, kami dorong terus. Kami berusaha menghubungkan UKM dan berbagai organisasi terkait rempah untuk meningkatkan industri domestik kita,” kata Agus.

Download Aplikasi Labirin :