Satu Data Indonesia Perlu Dukungan Penyedia Teknologi
JAKARTA - Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan kebijakan
Satu Data Indonesia memerlukan
dukungan dan kontribusi dari penyedia teknologi yang mumpuni.
Dukungan dari semua pemangku kepentingan pun diyakini
sebagai kunci terselenggaranya
kebijakan Satu Data Indonesia
untuk pelayanan publik yang efisien, berkualitas, transparan dan
akuntabel, dengan berbasis data
dari pemerintah pusat dan daerah
yang terintegrasi.
Penegasan tersebut mengemuka pada penyelenggaraan
WebSummit ‘Satu Data Indonesia’
hari kedua yang mengusung
tema ‘SPBE dalam Mendukung
Pemulihan Ekonomi Nasional’
yang digelar pada Jumat (9/7)
pekan lalu.
Membuka Websummit, Ketua Asosiasi Big Data Indonesia
(ABDI) Rudi Rusdiah, mewakili
penyelenggara, mengungkapkan
bahwa infrastruktur SPBE yang
ditargetkan pemerintah rampung
tahun 2021 menghadapi beragam
tantangan dan membutuhkan
solusi dari berbagai pemangku
kepentingan.
Ia pun menyebut, penyedia solusi teknologi informasi dan teknologi (TIK), antara lain Huawei, XL
Axiata, BigBox, dan pengembang
teknologi lain, perlu untuk dilibatkan guna membantu mewujudkan
efisiensi dalam merealisasikan
implementasi SPBE.
(Oleh - HR1)
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023