Trenggono: NTT dan NTB Jadi Andalan Budidaya Ikan Nasional
JAKARTA – Menteri Kelautan
dan Perikanan Sakti Wahyu
Trenggono menargetkan Provinsi Nusa Tenggara Timur
(NTT) dan Nusa Tenggara
Barat (NTB) sebagai andalan
budidaya perikanan nasional.
Karena itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di dua
provinsi tersebut, khususnya di
sektor KP.
Sebagai bentuk keseriusannya, Trenggono mengunjungi
lokasi Karamba Jaring Apung
(KJA) di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, yang menjadi
pilot project kegiatan budidaya
ikan kerapu dan kakap Pemprov
NTT tahun ini. Hal itu disampaikan Menteri Trenggono saat
melakukan kunjungan kerja
perdananya ke Kupang, NTT,
untuk melihat langsung potensi
KP di provinsi itu, Rabu (30/6).
“Saya bersama Pak Gubernur di
sini sudah sepakat, mulai 2022
akan memfokuskan kegiatan
budidaya di NTT dan NTB, ini
diharapkan jadi andalan budidaya," kata Trenggono.
Ikan yang dibudidayakan di antaranya kerapu
cantang dan kakap putih. Kepala
Dinas KP NTT Ganef Wurgiyanto menjelaskan, NTT mengajukan pinjaman daerah dari
APBD untuk budidaya kerapu
dan kakap di tiga lokasi KJA.
Selain Pulau Semau, lokasi budidaya akan dilakukan di Teluk
Hadakewa, Lembata, dan Mulut
Seribu, Rote Ndao. “Tahun ini
diawali dengan pilot project di
Pulau Semau dengan 9 unit
KJA. Diharapkan 2-3 tahun ke
depan perairan-perairan ini dapat memiliki sumber daya ikan
(produksi ikan kerapu) yang
berlimpah dan menjadi sumber
ekonomi bagi masyarakat," jelas
Ganef.
(Oleh - HR1)
Tags :
#perikananPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023