;

Kripto Masih Jauh dari Bear Market

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 24 Jun 2021 Investor Daily, 24 Juni 2021
Kripto Masih Jauh dari Bear Market

NEW YORK – Penurunan harga bitcoin yang sempat di bawah US$ 30.000 pada Selasa (22/6) kembali membangkitkan perdebatan soal kemerosotan nilai mata uang kripto (cryptocurrency), seperti dogecoin, XRP, dan lainnya. Yang juga mengalami penurunan tajam dalam 24 jam terakhir. Namun, para ahli mengatakan fundamental bitcoin bagus dan kondisi pasar pada 2021 sangat berbeda dari kehancuran besar-besaran terakhir kripto pada 2018. “Kami jauh dari bear market, hanya para pedagang yang panik atas teknis yang terlihat di bursa seperti volume dan aksi harga,” ujar analis dan ahli statistik on-chain Willy Woo kepada CNBC.

Sebagai informasi sejak harga bitcoin memuncak lebih dari US$ 63.000 pada April, kondisi beberapa bulan terakhir ini telah membuat mata uang kripto terbesat di dunia mengalami masa-masa sulit. Penyebabnya adalah langkah-langkah tegas yang dilakukan Tiongkok terhadap para penambang bitcoin di seluruh negeri, dan memperparah keadaan bitcoin. “Kabar baru-baru ini tentang penutupan tambang Tiongkok sudah sangat mengingatkan Tiongkok setiap beberapa tahun. Mereka telah melarang perbankan menggunakan bitcoin, tetapi ini sebenarnya berbeda. Saya belum pernah melihat eksodus seperti ini sebelumnya,” kata Darin Feinstein, pendiri Blockcap, salah satu operator penambangan bitcoin terbesar di Amerika Utara

(Oleh - HR1)

Download Aplikasi Labirin :