Buka Akses Pembiayaan, Beri Subsidi Bunga
PALEMBANG - Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional VII Sumbagsel, akses keuangan Palembang mencapai 75 %. Namun akses pembiayaan masih kesulitan, karena tak semua memenuhi syarat mendapat pembiayaan. Kepala OJK Regional VII Sumbagsel, Untung Nugroho mengatakan untuk meningkatkannya, perlu peranan Pemda, yakni Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) yang memberi subsidi.
"Contoh kredit pertanian jika normal bunganya 18 %, kalau disubsidi bunganya jadi 6 %, karena sisanya ditanggung APBN," terangnya usai pengukuhan TPKAD, kemarin (23/6).
Memang kalau melihat akses keuangan daerah Palembang yang sudah di atas 75 % dari jumlah penduduk punya rekening di bank, cuma kenyataannya akses pembiayaan masih sulit dan ini perlu ditingkatkan. "Kredit yang diberikan di Palembang Rp 61,5 T disalurkan lewat bank umum dan BPR, Rp 6,7 T lewat leasing / pembiayaan, dari transaksi di pasar modal Bursa Efek Indonesia (BEI) Rp 4,8 T, dan peer to peer lending Rp 2,7 T," jelasnya. Wali Kota Palembang, H Harnojoyo menjelaskan pinjaman tanpa bunga dan agunan diberikan Pemkot melalui BPR sejak 2017. "Total kurang lebih 7 ribu pelaku UMKM mendapat kredit," jelasnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023