Prospek Startup Bioteknologi, Injeksi Investor Ungkit Geliat Pasar
JAKARTA – Dengan menyederhanakan regulasi dan membangun iklim bisnis yang lebih pro pasar, peluang bagi perusahaan rintisan bioteknologi nasional untuk menggeliat di level domestik maupun global terbuka luas seiring dengan perubahan arus besar orientasi bisnis institusi farmasi dunia.Saat ini Indonesia memang belum menjadi rumah yang nyaman bagi perusahaan rintisan tersebut untuk bertumbuh. Persoalan utamanya, menurut pebisnis, adalah adanya aturan yang begitu kompleks, sehingga tidak banyak pemain baru yang ingin masuk ke sektor yang sebenarnya sangat menjanjikan ini.“Sektor biotech di Indonesia rata-rata juga masih dipegang perusahaan besar dan konglomerasi serta rata-rata startup berbasis riset membutuhkan waktu lebih lama untuk muncul karena butuh dana lebih besar tanpa kepastian pendapatan,” ujar Bendahara Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Edward Ismawan Chamdani, Minggu (27/6).
Sementara itu, Nusantics, salah satu startup di sektor ini, menyiapkan sejumlah strategi untuk menekan kasus Covid-19 di Indonesia.Head of Business Unit & Group Marketing Nusantics Tri Nuraini mengatakan dalam gugus tugas bersama BPPT, mereka mengembangkan PCR swab test lokal pertama di Indonesia yang telah diproduksi secara massal oleh Biofarma.“Jutaan test kit ini pun telah digunakan di seluruh Indonesia. PCR swab test kit buatan lokal ini lebih akurat dan juga lebih mudah dijangkau,” ujarnya.
Dimintai pendapatnya, Koordinator Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Dianta Sebayang mengatakan bahwa meskipun belum menjadi rumah yang nyaman untuk pertumbuhan startup bioteknologi tetapi geliat bisnisnya berpeluang untuk didorong lebih cepat lagi pada tahun ini. “Startup bioteknologi adalah perusahaan yang membutuhkan SDM yang andal, tidak hanya secara digital, tetapi juga secara multiteknologi, kedokteran, kimia, biologi, nanoteknologi, dan lainnya. Selama ini fokus di Indonesia masih lebih banyak pada talenta digital untuk kebutuhan jasa saja,” tegasnya.(Oleh - HR1)
Tags :
#StartupPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023