;

Minat Investor Bisa Bergeser dari Saham Perbankan ke Bukalapak dan GoTo

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 28 Jun 2021 Investor Daily, 28 Juni 2021
Minat Investor Bisa Bergeser dari Saham Perbankan ke Bukalapak dan GoTo

JAKARTA – Pencatatan saham perusahaan teknologi bervaluasi besar seperti Bukalapak dan GoTo (Gojek dan Tokopedia) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengubah peta investasi di pasar. Investor diperkirakan bakal mengalihkan dananya dari saham perbankan ke teknologi, antara lain Bukalapak dan GoTo. Apalagi, sektor perbankan kini menghadapi ancaman peningkatan kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL). 

Masuknya Bukalapak dan GoTo juga diyakini akan menggairahkan indeks harga saham gabungan (IHSG). Bukalapak dan GoTo bakal menjadi game changer yang mengubah minat investor, terutama asing. Direktur Panin Asset Management Rudiyanto mengatakan, penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham unicorn dan decacorn tersebut menjadi isu bagi investor ke depannya, selain metodologi free float dalam perhitungan indeks saham serta environmental, social, and governance (ESG) investment. “Bukalapak dan GoTo sangat berpotensi mengubah landscape pasar modal Indonesia dalam hal positif. IHSG dalam 3-5 tahun ini tidak terlalu bagus, tertinggi 6.700. Sementara, dunia berubah. Saat pandemi Covid, investasi di farmasi. Ketika tidak ada Covid, investasinya di saham teknologi. Apalagi, Bukalapak dan GoTo bakal punya bobot besar ke indeks dan akan menjadi tujuan investasi asing,” kata Rudiyanto dalam acara The First Indonesia Investor Summit 2021, Minggu (27/6).

(Oleh - HR1)

Tags :
#Investor #Saham
Download Aplikasi Labirin :