;

Investasi INA Masuk ke Proyek Level Komersial

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 28 Jun 2021 Investor Daily, 28 Juni 2021
Investasi INA Masuk ke Proyek Level Komersial

JAKARTA – Juru Bicara Indonesia Investment Authority (INA) atau Lembaga Pengelola Investasi (LPI) Masyita Crystallin mengatakan, karakteristik investasi INA akan masuk ke proyek-proyek yang sudah mencapai level komersial. Sehingga, investasi dilakukan terhadap proyek-proyek yang memiliki interest rate return (IRR) menjual. Untuk itu, pemerintah akan berusaha untuk meningkatkan nilai jual daerah terpencil di mata investor dengan melakukan pembangunan infrastruktur yang dikerjasamakan melalui public private partnership (PPP). Pemerataan pembangunan infrastruktur juga diperlukan agar tercipta sumber ekonomi baru yang tidak hanya berpusat di Pulau Jawa.

Menurut Masyita, masuknya INA ke proyek infrastruktur tol pada tahap awal diyakini akan memberikan mulitiplier effect atau efek berganda bagi daerah sekitar termasuk UMKM. Sebab, akses yang semakin mudah akan memperpendek konektivitas saat mendistribusikan barang. “Konektivitas antarwilayah menjadi murah, banyak daerah maju terkoneksi, sehingga UMKM ikut naik. Secara direct belum ke sana,” ujar dia. Perusahaan patungan ini akan mengelola dana investasi hingga US$ 3,75 miliar atau Rp 54 triliun (kurs Rp 14.300/ US$). Investasi keempat entitas keuangan ini akan difokuskan pada proyek infrastruktur jalan tol yang ada di Indonesia. Bahkan, dalam waktu dekat, INA akan akan melakukan investasi di tiga jalan tol. Meski demikian, ia enggan memberitahukan dengan detail ketiga jalan tol yang akan dimasuki oleh INA tersebut.

(Oleh - HR1)

Download Aplikasi Labirin :