;

Wacana PPN Sembako akan Bebani Petani

Politik dan Birokrasi R Hayuningtyas Putinda 14 Jun 2021 Investor Daily, 14 Juni 2021
Wacana PPN Sembako akan Bebani Petani

JAKARTA – Wacana penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) untuk komoditas dasar (sembilan bahan pangan pokok/sembako) dinilai kurang tepat dan akan makin membebani para petani di Tanah Air. Petani Indonesia didominasi petani tanaman pangan yang produksinya sangat tergantung musim dan ketika produksi melimpah petani dihadapkan pada kejatuhan harga. Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University Dwi Andreas Santosa mengatakan, pengenaan PPN terhadap komoditas pangan pokok (sembako) merupakan kebijakan yang tidak tepat dan tidak masuk akal. Kebijakan itu justru akan memberatkan petani dan makin memperpuruk kondisi petani Indonesia. “Kebanyakan petani Indonesia adalah petani tanaman pangan yang untuk menghasilkan atau berproduksi tergantung musim dan keberuntungan. Musim tidak bisa ditebak, jika musim bagus maka produksi pangan meningkat tapi jika musim buruk maka petani merugi,” ujar dia

Ekonom Indef Bhima Yudhistira mengatakan, pengenaan PPN terhadap pangan pokok akan berdampak pada peningkatan inflasi, konsumen bisa teriak dan petani juga terpukul. PPN terhadap komoditas pangan merupakan kebijakan yang bisa menimbulkan permasalahan baru sehingga pemerintah perlu mempertimbangkannya kembali. “Masih banyak urusan pertanian yang perlu diperbaiki, bukan mengejar pemasukan PPN dari pertanian, memang selama ini pertanian jarang dikenakan pajak tetapi pengenaan PPN terhadap pangan merupakan sesuatu yang tidak masuk akal,” kata dia.


(Oleh - HR1)

Download Aplikasi Labirin :