Angin Segar untuk Ekspor Minyak Sawit
Jakarta - Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Asosiasi Perdagangan Bebas Eropa (EFTA) atau IE-CEPA EFTA bakal berdampak positif pada ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan produk turunannya. Selama ini CPO selalu menjadi sasaran kampanye negatif di Eropa. IE-CEPA EFTA yang melibatkan Liechtenstein, Swiss, Norwegia, dan Islandia memberikan pesan positif terhadap komoditas sawit Indonesia.
Seluruh produk CPO Indonesia akan mendapatkan tarif nol persen ke Islandia dan Norwegia. Untuk akses pasar ke Swiss, akan ada penurunan dan eliminasi tarif dengan persyaratan tertentu. Penurunan tarif akan diberikan 20-40 persen dengan kuota bervariasi hingga tahun kelima dan dalam kontainer maksimal 22 ton. Penghapusan tarif menjadi nol persen akan diberikan untuk kuota 100 ton dalam botol maksimal 2 liter dan untuk konsumsi.
Indonesia memiliki potensi menyuplai CPO untuk industri di Eropa. Selama ini sebagian besar suplai CPO berasal dari negara transit, seperti Pantai Gading, Kepulauan Solomon, dan Malaysia. Untuk itu, pemerintah akan terus mendorong ekspor CPO dan turunannya ke Swiss, langsung dari Indonesia sebagai negara produsen. Produk hilir sawit yang berpotensi masuk ke pasar Uni Eropa, termasuk Swiss.
(Oleh - IDS)
Tags :
#PerkebunanPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023