;

Akhir Kisah PLTU Batu Bara

28 May 2021 Koran Tempo
Akhir Kisah PLTU Batu Bara

Jakarta - PT PLN (Persero) tidak akan lagi membangun pembangkit listrik tenaga uap batu bara (PLTU) setelah proyek 35 gigawatt dan proyek Fast Track Program 7 gigawatt rampung pada 2026. Kebutuhan listrik nantinya akan dipenuhi dari energi baru dan terbarukan (EBT). PLN tengah berupaya menekan penggunaan energi fosil karena alasan lingkungan. Perusahaan memiliki target netral karbon pada 2060 melalui peningkatan kapasitas pembangkit energi bersih hingga 100 persen. Saat ini mayoritas kebutuhan listrik di Indonesia atau sekitar 60 persen masih dipenuhi dari PLTU. 

Selain menghentingkan penambahan kapasitas, PLN akan mulai mengganti pembangkit listrik tenaga mesin gasdengan pembangkit EBT berkapasitas 1,1 gigawatt mulai 2025. Pembangkit dari energi bersih itu akan menjadi pemikul beban dasar atau base load dengan dilengkapi baterai untuk memastikan stabilitas pasokan. Selagi PLTU perlahan dihapuskan, kapasitas pembangkit EBT diperkirakan akan mulai meningkat pada 2028. Mulai 2045, dia memperkirakan, porsi pembangkit EBT sudah akan mendominasi total pembangkit. 

(Oleh - IDS)

Tags :
#PLN
Download Aplikasi Labirin :