Biaya Logistik, ALFI Protes Ongkos Rawat Kontainer
Bisnis, Makassar - Para pengusaha logistik dan forwarder yang tergabung dalam ALFI memprotes rencana perusahaan pelayaran memberlakukan tarif baru pembersihan dan perawatan peti kemas yang akan diterapkan mulai Juni 2021. Pengenaan tarif pembersihan dan perawatan peti kemas atau cleaning and maintenance container akan menjadi beban dalam upaya pemulihan industri logistik. Pengenaan tarif itu bertentangan dengan sejumlah program pemerintah yang berupaya memulihkan ekonomi seluruh sektor setelah terdampak Covid-19.
Tarif cleaning and maintenance container seperti sebuah siasat dari operator pelayaran untuk membebankan biaya teknis kepada pengguna jasa, yakni pelaku usaha forwarding. Pengenaan tarif tersebut bersifat ambigu karena seharusnya komponen pembersihan dan perawatan kontainer itu integral dengan pengenaan uang pengapalan kontainer atau freight container yang dikenakan selama ini kepada pengguna jasa. Seharusnya, operator pelayaran memasukkan biaya pembersihan dan perawatan peti kemas dalam tarif pengapalan atau freight container dan tidak membuat komponen tarif baru.
Perusahaan pelayaran sebaiknya segera menghapus komponen baru tersebut yang terkesan mengada-ada serta aneh dengan besaran tarif yang kompak ditentukan perusahaan pelayaran. Disarankan agar perusahaan tidak membuat komponen tarif baru yang hanya akan berdampak kenaikan biaya logistik
(Oleh - IDS)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023