Potensi Besar Bank Jago
JAKARTA, PT Bank Jago Tbk (ARTO) memiliki prospek pertumbuhan kinerja operasional dan keuangan yang cerah setelah berubah penuh menjadi bank digital. Hal ini didukung oleh masih besarnya potensi pasar penyaluran kredit, khususnya usaha kecil menengah (UKM) yang selama ini belum banyak tersentuh perbankan. Perseroan juga akan mendapatkan manfaat besar setelah bergabung dalam ekosistem baru GoTo, yaitu perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia. Dengan bergabung dalam ekosistem tersebut, maka terbuka potensi pasar yang siap digarap dalam jangka panjang. Analis Trimegah Sekuritas Rifina Rahisa dan Willinoy Sitorus mengungkapkan, bank yang merambah bisnis pembiayaan UKM memiliki prospek cerah dalam jangka panjang. Apalagi, hampir 60% produk domestik bruto (PDB) didukung oleh UKM dan baru sebagian kecil dari UKM yang mendapatkan dukungan pembiayaan dari perbankan. Berdasarkan data bahwa institusi keuangan baru hanya membiayai 11% dari UKM dan bank hanya berkontribusi sekitar 19% terhadap total pembiayaan sektor ini.
Selain potensi pasar yang besar, Bank Jago didukung oleh strategi kemitraan dengan Gojek-Tokopedia atau dikenal GoTo untuk menggarap pasar yang selama ini belum tersentuh perbankan. Akses perseroan juga bakal terbuka dengan 29 juta pengguna aktif ditambah 2 juta mitra driver Gojek, serta 900 ribu merchant UKM kecil yang terdaftar di Gojek.
“Dengan masuk dalam ekosistem GoTo, Bank Jago memiliki potensi untuk menyalurkan kredit hingga Rp 25 triliun. Bank Jago juga diproyeksikan akan terus melanjutkan ekspansi anorganik melalui mitra kerja sama dengan ekosistem digital gaya hidup,” jelas Rifina dan Willinoy.
(Oleh - HR1)
Tags :
#UKMPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023