;

BPKP: Harga Vaksin Gotong Royong Rp 370.580,- Per Dosis

Ekonomi Mohamad Sajili 12 May 2021 Koran Tempo
BPKP: Harga Vaksin Gotong Royong Rp 370.580,- Per Dosis

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menyelesaikan pengkajian struktur harga vaksin mandiri atau vaksin gotong royong untuk menangkal Covid-19. Iwan Taufiq Purwanto, mengatakan rekomendasi harga vaksin yang bakal dibayar oleh perusahaan swasta ini kepada Kementerian Kesehatan.

Dari penghitungan beragam komponen itu, BPKP merekomendasikan harga vaksin Sinopharm Rp 370.580 per dosis. Angka tersebut sudah mencakup biaya layanan Rp 102.530 untuk sekali suntik. Dengan catatan, belum termasuk margin dan masih ada beberapa koreksi komponen harga, seperti persentase wastage vaksin dan Internet of Things.

Berdasarkan Pasal 23 Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Covid-19, harga maksimal vaksinasi mandiri akan ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

Meski belum ada aturannya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan harga vaksin mandiri Rp 500 ribu per dosis. Artinya, biaya vaksinasi gotong royong per karyawan mencapai Rp 1 juta. Menurut dia, harga vaksin Rp 375 ribu per dosis dan biaya penyuntikannya Rp 125 ribu.

Associate Center of Innovation and Digital Economy Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Bhima Yudhistira Adhinegara, mengatakan biaya vaksinasi gotong royong terlalu mahal jika dibandingkan dengan vaksin Sinovac yang digunakan pemerintah seharga Rp 245 ribu per dosis. Vaksinasi mandiri menimbulkan ketimpangan antara perusahaan yang memiliki kemampuan finansial dan usaha kecil.

Bhima mengatakan perusahaan yang bergerak di industri padat karya akan kewalahan menyiapkan anggaran untuk pekerjanya yang berjumlah ribuan. Menurut dia, kondisi ini bisa berujung pada opsi pemotongan gaji karyawan untuk vaksinasi.

Potensi masalah lainnya adalah kecenderungan perusahaan memprioritaskan manajemen, komisaris, dan staf senior dalam program vaksinasi mandiri. Jika hal tersebut terjadi pekerja di level bawah tidak dapat memperoleh jatah vaksin secepatnya.


Tags :
#Pembiayaan
Download Aplikasi Labirin :