;

Ujian Dominasi GOTO

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 18 May 2021 Bisnis Indonesia
Ujian Dominasi GOTO

Megamerger antara PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek dan PT Tokopedia, yang berjuluk GoTo, bakal melapangkan jalan bagi ambisi kedua perusahaan tersebut untuk melantai di bursa saham, sekaligus menegaskan dominasinya dalam ekosistem digital Tanah Air. Namun, sejumlah tantangan bagi entitas baru hasil merger kedua perusahaan tersebut sudah menanti di depan mata. Tantangan terbesarnya bukan karena soal finansial, melainkan justru ketika saham perdana ini berpotensi menjadi rebutan banyak pihak. 

Secara finansial, penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) GoTo tidak memiliki kendala berarti. Investor yang berada di belakang kedua perusahaan memiliki modal jumbo. Ketika IPO dilakukan akan terjadi kelebihan permintaan atau oversubscribe. Namun, hal tersebut justru perlu mewaspadai para investor skala kecil. GoTo masih perlu membuktikan kepada publik bahwa perseroan benar-benar memiliki kinerja yang bagus. Baik Gojek maupun Tokopedia sejauh ini dikenal sebagai perusahaan yang bertarung di wilayah yang mengedepankan aksi 'bakar uang'.

Setekah aksi merger ini GoTo akan melayani segmen pasar yang lebih besar, baik secara penjualan barang, pengiriman, maupun layanan pembayaran. Alhasil, secara kapitalisasi pasarnya pun akan menjadi lebih besar dan akan memiliki daya tarik tinggi di pasar, baik dalam negeri maupun pasar luar negeri. Tak hanya memberi dampak positif bagi para pemangku kepentingan GoTo Group, merger ini juga akan mengubah konstelasi ekosistem digital lokal. Dampak dari merger ini adalah makin mengerucutnya persaingan di industri ekonomi digital Indonesia menjadi tiga grup besar, yaitu GoTo, SEA Group, dan Grab-Ovo-Emtek. 

(Oleh - IDS)

Tags :
#Startup
Download Aplikasi Labirin :