Marwah Gojek dan Tokopedia Jangan Hilang Gara-gara Merger
JAKARTA – Langkah merger raksasa unicorn Tokopedia
dan decacorn Gojek (PT Aplikasi Karya Anak Bangsa)
diharapkan jangan sampai membuat kedua entitas
tersebut kehilangan marwah, atau kehormatan diri.
Merger itu diharapkan tidak sekadar memenuhi target
para investor penyandang dana, tapi harus mampu
memberikan dampak lebih besar ke ekonomi dan sosial.
Founder & CEO Digital Enterprise Indonesia Bari Arijono menyatakan bahwa
mega-merger Gojek dan Tokopedia dan
langkah IPO dapat dipandang dari tiga sisi,
atau aspek. Pertama, merger dan IPO ini
akan sangat menguntungkan investor penyandang dana. IPO yang akan melibatkan
special purpose acquisition company (SPAC)
asing untuk bisa menembus bursa Wall
Street ini merupakan kepentingan investor.
“Hal itu dikhawatirkan kurang memberikan manfaat bagi ekonomi digital di Indonesia dan kurang memberikan dampaknya
ke masyarakat. Strategi meraih dana global
dengan menggandeng SPAC ini biasanya
sukses dijalankan di Amerika Serikat,
Hong Kong, Jepang, dan Tiongkok,” kata
Bari kepada Investor Daily, Minggu (9/5).
Aspek kedua, merger bukan dalam
rangka meningkatkan skala ekonomi
perusahaan. Ketiga, merger cenderung
menghilangkan kesempatan bagi milenial untuk berinovasi. Visi-misi awal yang
diusung Gojek dan Tokopedia bisa jadi
kehilangan arah dan marwahnya, karena
disetir oleh investor.
Dukungan Pemerintah
Sementara itu, Bari Arijono juga mempersoalkan sejumlah target pemerintah,
misalnya munculnya 150 start-up baru yang
berkualitas dan berdaya saing hingga 2024.
Menurut dia, diperlukan setidaknya tidak
syarat untuk mewujudkan target tersebut.
Pertama, pemerintah harus mendukung
dari sisi regulasi dan aspek finansial. Ini
yang banyak dilakukan oleh negara lain.
Kedua, tercipta perusahaan digital sebanyak mingkin. Ketiga, tercipta inovasi baru
yang mengubah cara hidup masyarakat.
“Kalau tiga syarat itu tidak terpenuhi,
akan sulit menciptakan lebih banyak
anak muda yang memiliki inovasi. Gojek
yang merupakan kreasi dan brand anak
bangsa mestinya diberikan support finansial oleh pemerintah,” kata Bari.
(Oleh - HR1)
Tags :
#e-commercePostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023