Harga Ether Tembus US$ 4.000
LONDON – Harga mata uang
kripto (cryptocurrency) ethereum
atau ether menembus rekor tertinggi baru US$ 4.000 pada Senin
(10/5). Sekaligus memperpanjang
relinya sebagai mata uang digital
terbesar kedua di dunia.
Menurut Coin Metrics, harga
ether naik hampir 7% dalam 24
jam terakhir menjadi US$ 4.141,99
pada pukul 03.40 waktu setempat.
Sehingga kini memiliki total kapitalisasi pasar US$ 476,3 miliar atau
kurang dari setengah harga bitcoin yang mencapai US$ 1,1 triliun.
Menurut CoinMarketCap, seluruh pasar kripto saat ini bernilai
lebih dari US$ 2,5 triliun dan menjadi latar belakang meningkatnya
minat atas mata uang digital ini.
Di awal tahun ini, para investor
arus utama dan beberapa pembeli
korporat seperti Tesla berbondong-bondong membeli bitcoin
dan melihat koin digital tersebut sebagai lindung nilai inflasi
potensial. Pada saat bank-bank
sentral di seluruh dunia mencetak
uang untuk meringankan kondisi
perekonomian yang dilanda virus
corona Covid-19.
Namun, beberapa investor masih belum terpengaruh dengan kehebohan kripto. Michael Hartnett,
kepala strategi investasi di Bank of
America Securities, mengatakan
reli bitcoin terlihat seperti induk
dari semua gelembung. Sedangkan, Stephen Isaacs dari Alvine
Capital menambahkan tidak ada
fundamental untuk produk ini.
(Oleh - HR1)
Tags :
#Crypto CurrencyPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023