Start-up Kuliner Hangry Raih Pendanaan Seri A Rp 188 Miliar
JAKARTA – Hangry, perusahaan
rintisan (start-up) kuliner multi-brand,
mengumumkan perolehan pendanaan
Seri A senilai US$ 13 juta, atau setara
dengan Rp 188 miliar.
Pendanaan dipimpin oleh Alpha
JWC Ventures dan dengan partisipasi dari Atlas Pacific Capital, SALT
Ventrures, dan Heyokha Brothers.
Dengan pendanaan terbaru tersebut,
Hangry pun menargetkan ekspansi
nasional pada 2021 dan 2022.
Sebelumnya, Hangry juga sudah
menerima pendanaan institusional
pertamanya senilai US$ 3 juta, atau
sekitar Rp 43 miliar dari Alpha JWC
Ventures dan Sequoia Capital melalui
program akselerator Surge pada 2020.
Hangry merupakan start-up kuliner
yang memiliki konsep cloud kitchen dan
multi-brand. Dengan model bisnis yang
ringkas dan teknologi terkini, Hangry
dapat menghadirkan pilihan berkualitas
dengan harga terjangkau bagi konsumen di daerah perkotaan Indonesia.
Saat ini, Hangry memiliki beberapa
merek ternama dengan menu beragam,
antara lain Moon Chicken (ayam goreng
ala Korea), San Gyu (masakan autentik
Jepang), dan Ayam Koplo (ayam geprek
dan berbagai hidangan ayam). Semua
tersedia dengan harga terjangkau mulai
dari Rp 15.000 hingga Rp 70.000 per porsi.
Bahkan, pandemi Covid-19 yang
sedang terjadi pun tidak menyurutkan ambisi tersebut. Meskipun
sempat mengalami tantangan di awal
pandemi, Hangry berhasil bertahan
dan berkembang di tengah tantangan
perekonomian serta pembatasan
sosial yang diterapkan pemerintah.
Tahun lalu saja, Hangry berhasil
membuka lebih dari 35 outlet dan tumbuh
hingga 22 kali hanya dalam kurun waktu
satu tahun. “Dalam jangka panjang, Hangry ingin menjadi brand yang tumbuh bersama konsumen, hadir pada tiap momen
mereka dan membuat momen tersebut
menyenangkan,” imbuhnya
(Oleh - HR1)
Tags :
#StartupPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023