;

Belanja Iklan 2021, Prospek Masih Menjanjikan

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 23 Apr 2021 Bisnis Indonesia
Belanja Iklan 2021, Prospek Masih Menjanjikan

Bisnis, JAKARTA — Prospek belanja iklan media pada tahun ini diproyeksikan moncer dan mampu melanjutkan tren peningkatan pada tahun lalu, kendati masih diterpa badai pandemi Covid-19.

Berdasarkan survei Nielsen, sepanjang tahun lalu belanja iklan di semua tipe media yang dimonitor, yakni televisi, cetak, radio, dan digital mencapai Rp229 triliun. Nilai tersebut naik dibandingkan kondisi prapandemi pada 2019 senilai Rp182 triliun.

Direktur Eksekutif Nielsen Ad Media Hellen Katherina mengatakan belanja iklan sudah menunjukkan pola pemulihan pada semester II/2020. Data Nielsen mengungkapkan lima kategori pengiklan terbesar masih menaikkan angka belanja iklannya pada kuartal IV/2020.

“Kategori memilih untuk menaikkan belanja iklan adalah produk online service seperti e-commerce, pemerintah dan partai politik, produk perawatan wajah, rokok, dan produk perawatan rambut,” ujarnya, Kamis (22/4).

Kendati demikian, dia tidak menampik ada sejumlah kategori yang menurunkan bujet untuk belanja iklan pada tahun lalu. Kategori tersebut antara lain, snack/biskuit, kopi dan teh, pasta dan sikat gigi, iklan korporasi, dan sabun.

Adapun, pada 2020 televisi masih menjadi ruang beriklan paling dominan, yakni di atas 70%.

Sementara untuk media cetak, Hellen menyebut dari tahun ke tahun penetrasinya terus turun. Tak hanya penurunan dari segi pembaca, media cetak juga mendapatkan tantangan dari kenaikan harga bahan produksi.

Kendati demikian, belanja iklan di media cetak masih memiliki harapan. Tahun lalu, jumlah pembaca media cetak masih mencatatkan pertumbuhan dari 2,1 juta pada 2019 menjadi 2,6 juta.

Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) Janoe Arijanto mengatakan kenaikan nilai belanja iklan tahun ini sangat mungkin terealisasi jika dinamika dunia bisnis berjalan seperti beberapa bulan belakangan seiring dengan membaiknya geliat industri.

Adapun, lanjutnya, pertumbuhan belanja iklan paling dominan akan dialami oleh platform digital sebagai ruang yang paling laris dipakai untuk beriklan. Dia memperkirakan pertumbuhan belanja iklan di ruang digital tahun ini bisa mencapai 30%.


(Oleh - HR1)

Download Aplikasi Labirin :