Jumlah Investor Aset Kripto dan Saham Saling Menyalip
JAKARTA – Jumlah
investor aset kripto per
akhir Februari 2021
mencapai 4,2 juta,
menurut data Badan
Pengawas Perdagangan
Berjangka Komoditi
(Bappebti). Jumlah
tersebut melampaui
investor saham yang
sebanyak 2 juta single
investor identification
(SID), berdasarkan data
Bursa Efek Indonesia
(BEI). Namun, jumlah
investor aset kripto bisa
double karena belum
ada SID seperti saham.
Sebenarnya jumlah
investor aset kripto dan
saham saling menyalip.
Ketua Asosiasi Pedagang Aset Kripto
Indonesia (Aspakrindo) sekaligus COO
Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda mengatakan, jumlah investor
aset kripto per akhir Februari memang
mencapai 4,2 juta. Tetapi, mengingat
belum adanya bursa aset digital, jadi
belum bisa menilai secara tepat.
“Sebenarnya jumlah investor saham
dengan aset kripto itu saling menyalip.
Pada 2015, investor saham lebih
banyak, tapi pada 2017 aset kripto
yang lebih banyak. Pada 2020, karena
pertumbuhan di capital market luar
biasa, jadi tersalip. Tapi sekarang
lebih banyak investor aset kripto,”
kata Teguh Kurniawan Harmanda
atau akrab disapa Manda, Rabu (21/4).
Dia menegaskan, aset kripto menjadi pilihan investasi yang menarik.
Jika terus meningkat, dia yakin bisa
tembus 10 juta investor akhir tahun
ini dan 2-4 tahun ke depan bisa 26 juta.
“Tapi ingat, ini bisa double datanya.
Misalnya dia ada di pedagang efek
satu dan jadi nasabah juga di pedagang
kripto lainnya. Ini beda dengan bursa
saham yang hitungannya SID. Nanti,
kalau bursa aset kripto sudah ada,
baru bisa terlihat jelas angkanya,”
tutur Manda.
Kenaikan harga aset kripto, menurut dia, seiring mulai diadopsinya aset
ini oleh perusahaan kelas dunia seperti Tesla, Paypal, dan Goldman Sachs.
Bahkan, jauh sebelum perusahaanperusahaan tersebut, tercatat Microsoft, AT&T, Burger King Venezuela,
KFC Kanada, Twitch, Air Baltic, dan
Shopify telah mengadopsinya terlebih
dahulu. Sejarah Bursa Amerika Serikat
bahkan mencatat Coinbase Global Inc,
perusahaan perantara jual beli kripto
terbesar di AS bernilai US$ 86 miliar,
yang melakukan debut di pasar saham
disambut antusias oleh investor.
(Oleh - HR1)
Tags :
#InvestorPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023