;

Ditopang Optimisme Sektor Riil

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 19 Apr 2021 Koran Tempo
Ditopang Optimisme Sektor Riil

JAKARTA — Pasar saham tengah diwarnai sentimen positif. Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat 0,26 persen dalam sepekan terakhir. Meski begitu, pergerakan indeks masih rawan terkoreksi pada pekan ini. Analis dari Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama, menuturkan salah satu sentimen positif bersumber dari kinerja neraca perdagangan pada Maret 2021 yang tercatat surplus US$ 1,57 miliar. “Hasil ini diapresiasi pasar, meski perbaikannya masih di bawah ekspektasi konsensus pasar,” ujarnya, akhir pekan lalu. Dalam penutupan perdagangan pada Jumat pekan lalu, indeks menguat 0,11 persen ke level 6.086,2. “Kinerja industri negara-negara mitra juga mulai menunjukkan aktivitas yang signifikan, seperti kinerja pertumbuhan ekonomi Cina pada kuartal I 2021 yang melampaui ekspektasi,” kata Nafan. 

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan kinerja positif neraca perdagangan pada Maret 2021 mengindikasikan kegiatan pemulihan pertumbuhan ekonomi berjalan baik. Dia merinci, ekspor non-migas mencatatkan kinerja tertinggi sepanjang sejarah. Struktur ekspor didominasi sektor industri yang jumlahnya mencapai 80,84 persen dari total ekspor Indonesia. “Maret menjadi momentum landasan pacu ekonomi,” ucapnya.

Terdapat tiga komoditas ekspor yang mendongkrak kinerja ekspor non-migas. Pertama, ekspor besi dan baja yang tumbuh 60,67 persen hingga Maret 2021. Berikutnya, ekspor crude palm oil (CPO) yang meningkat 60,67 persen. Terakhir, ekspor otomotif yang tumbuh 15,48 persen. “Ekspor tumbuh tinggi, baik karena sektor pertanian, industri, maupun tambang,” kata Lutfi. Di sisi lain, kinerja impor juga mulai membaik, yaitu tumbuh 25,73 persen. Hal ini ditopang oleh kenaikan impor barang konsumsi, barang penolong, ataupun barang modal. 

(Oleh - HR1)

Tags :
#Sektor Riil
Download Aplikasi Labirin :