Tiga Unicorn dan Decacorn Segera IPO di Bursa Domestik
Jakarta - Tiga perusahaan teknologi rintisan (startup) konglomerasi berstatus unicorn dan decacorn siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada semester II-2021. Ketiga perusahaan itu memiliki total valuasi US$ 21,5 miliar sekitar Rp 11,7 triliun. Otoritas bursa belum menginformasikan secara terbuka nama-nama calon emiten tersebut. Namun, pasar menduga ketiga startup itu adalah Traveloka, Bukalapak, dan hasil merger Gojek-Tokopedia. Perusahaan-perusahaan startup ini kemungkinan mencatatkan saham di dalam dan luar negeri (dual listing).
Masuknya unicorn dan decacorn ke bursa saham domestik berpotensi mendongkrak market cap saham emiten di BEI dan menarik lebih banyak investor, termasuk investor asing. Masuknya perusahaan-perusahaan startup itu juga bakal lebih menggairahkan perdagangan saham di bursa dalam negeri. Perihal apakah para startup konglomerasi teknologi itu akan dual listing atau single listing di BEI. Valuasi perusahaan-perusahaan konvensional, umumnya menggunakan pendekatan price to book value (PBV) atau price to earning ratio (PER). Adapun pada perusahaan startup, valuasi bisa mencakup price to revenue.
(Oleh - IDS)
Tags :
#StartupPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023