;

IMF akan Revisi Target Ekonomi Global

IMF akan Revisi Target Ekonomi Global

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Dana Moneter Internasional (IMF) melihat telah muncul tanda-tanda pemulihan ekonomi global yang lebih kuat. Namun, di saat yang sama, lembaga ini mengingatkan bahwa risiko ekonomi juga masih besar, termasuk munculnya mutasi virus Covid-19.

Dengan adanya tanda-tanda tersebut, IMF akan memperbaharui perkiraan pertumbuhan global pada awal April mendatang, dari perkiraan terakhir di Januari lalu sebesar 5,5%.

IMF melihat ekonomi China telah pulih ke tingkat pertumbuhan sebelum pandemi dan terdepan dari semua negara besar. Namun, konsumsi swasta masih tertinggal dari investasi di sana. Sementara di luar China, kata Okamoto, muncul tanda-tanda mengkhawatirkan akan melebarnya kesenjangan antara negara maju dan pasar negara berkembang. 

IMF memproyeksikan, pendapatan kumulatif per kapita di negara-negara berkembang, tidak termasuk China, antara tahun 2020 dan 2022 akan menjadi 22% lebih rendah daripada jika tidak terjadi pandemi. "Ini yang akan mendorong lebih banyak orang ke dalam kemiskinan," kata Okamoto. 

Sementara Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan atau Organisation for Economic Co-Operation and Development (OECD) sebelumnya optimistis perekonomian dunia bisa meroket di tahun 2021. OECD memperkirakan pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini bisa berada di 5,6% yoy. 

OECD juga melihat, aktivitas banyak sektor sudah mulai meningkat dan bahkan sudah bisa beradaptasi dengan pembatasan aktivitas yang diterapkan di seluruh dunia. Kemudian, ada vaksinasi yang akan meningkatkan momentum pemulihan. Tak lupa, pemerintah juga telah memberikan stimulus, terutama di Amerika Serikat (AS), yang bisa meningkatkan aktivitas ekonomi.

Meski begitu, prospek pemulihan ekonomi di banyak negara dan banyak sektor berbeda. Seberapa cepatnya akan sangat bergantung terhadap progres vaksinasi. Bila program vaksinasi tidak secepat itu dan bahkan terbukti tidak mempan untuk menahan laju virus juga mutasi virus ini, maka dunia perlu mengubah vaksin saat ini. 

(Oleh - HR1) 

Download Aplikasi Labirin :