Giatkan Warga Menanam Toga
SEKAYU - Salah satu program PKK Desa Sukarami Kecamatan Seayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yakni menggalakkan warga untuk melakukan tanam toga. Dimana setiap pekarangan rumah diwajibkan untuk melakukan penanaman buat bumbu dapur seperti jahe, kunyit dan sebagainya termasuk bisa dijadikan obat-obatan tradisional.
"Toga kami galakkan agar ibu-ibu peduli akan kebutuhan dapur dan menjaga kesehatan melalui obat-obatan keluarga," ujar Ketua Tim PKK desa Sukarami, Sri Kartini. Dikatakannya tanaman toga sudah menjadi kewajiban bagi setiap warga Desa Sukarami.
Selain itu, tim PKK Desa Sukarami juga rutin membuat keripik pisang. bahkan olahan keripik pisang sudah terkenal karena kenikmatannya. "Cara membuat keripik pisang bisa dikatakan gampang karena buah pisang sendiri merupakan buah yang tidak mengenal musim alias ada setiap saat," tuturnya.
Ia juga memberikan tips membuat keripik pisang. Pertama, kupas kulit pisang lalu iris tipis seperti logam koin. Siapkan wadah bersih, lalu tuang air ke dalamnya. "Masukkan kapur sirih, aduk hingga tercampur rata. Masukkan pisang yang sudah diiris tipis ke dalamnya. Rendam selama kurang lebih 1 jam. Lalu taburi garam, terus aduk sampai rata," katanya.
Kemudian, siapkan penggorengan dan biarkan hingga minyak panas. Lalu, goreng pisang hingga coklat keemasan. Angkat dan tiriskan. "Dan keripik pisang siap disajikan," tuturnya.. Sri kartini juga menambahkan pembuatan pisang tergantung pada pesanan. "Kami siap order keripik pisang bila ada pesanan. Biasanya dipasarkan di Rantau Panjang, Sekayu, dan sebagainya," jelasnya seraya menambahkan pemasaran kini dilakukan melalui media sosial.
Di Desa Sukarami, lanjut Sri Kartini, ada kegiatan posyandu yang meliputi lansia, balita, dan ibu hamil. "Ini terlah menjadi kegiatan rutinitas kami,"cetusnya. Begitu juga kegiatan pengajian, arisan dan senam yang dilakukan seminggu sekali.
Kades Sukarami, Kepala Desa Sukarami, Sabar Budi Utomo mengatakan meski PKK Desa Sukarami aktif namun masih perlu pembinaan dari PKK Kabupaten Muba.
Ia juga mengakui kalau ibu-ibu PKK masih mengeluhkan kurangnya sarana dan prasarana penunjang. Seperti peralatan untuk posyandu.
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Kopdes Merahputih mendapat dukungan Bank Mandiri
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023