Optimalkan Potensi Jasa Pesan-Antar
Sepanjang 2020, total nilai transaksi bruto atau GMV jasa pesan antar makanan-minuman berbasis teknologi digital di Indonesia merajai kawasan Asia Tenggara menempati posisi puncak dengan kontribusi 3,7 miliar dollar AS. Ada dua pemain jasa antar makanan-minuman di Indonesia yang mendominasi, yakni GrabFood dari PT Solusi Solusi Transportasi Indonesia (Grab Indonesia) dan GoFood dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (Gojek Indonesia). Secara nasional, Grab menguasai 53 persen pangsa pasar layanan tersebut, sedangkan Gojek 47 persen.
Per Agustus 2020, Grab mencatat ada lebih dari 150.000 mitra baru. Mereka bergabung melalui layanan GrabBike, GrabCar, dan GrabFood. Selain itu, sekitar 32.000 pedagang pasar tradisional masuk ekosistem Grab melalui GrabMart dan GrabAssistent. Grab juga bekerja sama dengan lebih dari 20 instansi pemerintahan di tingkat pusat dan daerah untuk menggulirkan program digitalisasi UMKM. Sementara Gojek mencatat, sebanyak 120.000 pelaku UMKM bergabung dengan Gojek. Hingga akhir 2020, sebanyak 750.000 mitra usaha kuliner di sejumlah daerah Indonesia bergabung dalam GoFood. Dari jumlah itu, khusus kategori UMKM meningkat 50 persen daripada tahun sebelumnya.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023