;

Sri Mulyani: Transaksi Digital Perlu Diatur untuk Cegah Risiko

Teknologi R Hayuningtyas Putinda 17 Mar 2021 Investor Daily, 17 Maret 2021
Sri Mulyani: Transaksi Digital Perlu Diatur untuk Cegah Risiko

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan, transaksi digital yang terus meluas seiring perkembangan teknologi di era globalisasi perlu diatur, terutama untuk mencegah munculnya berbagai potensi risiko. Pengaturan dinilai semakin perlu bila transaksi digital tersebut dilakukan secara lintas negara. “Setidaknya ada empat alasan mengapa transaksi digital ini perlu diatur,” kata Sri Mulyani dalam acara International Conference on Digital Transformation in Customs di Jakar ta, Selasa (16/3). Alasan pertama, lanjut Menkeu, adalah agar layanan transaksi pembayaran barang digital di Indonesia bisa terekam dengan baik.

Ia mencontohkan teknologi printing tiga dimensi (3D) yang akhir-akhir ini menjadi semakin populer. Teknologi ini memungkinkan digunakan untuk memproduksi barang-barang yang berpotensi membahayakan keselamatan umum. “Misalnya seperti senjata api dan bahan peledak. Hanya dengan cetak biru itu bisa ditransmisikan secara digital,” kata dia. Alasan kedua, Sri Mulyani menyebutan, mekanisme transaksi digital juga akan memudahkan penggelapan pajak, pelanggaran hak kekayaan intelektual, dan digunakan dalam transaksional kejahatan terorganisir di bidang pencucian uang. “(Oleh karena itu,) Negara harus memantau, agar dapat mengelola risiko kerugian dari teknologi ini,” ucap dia. Ketiga, dengan adanya pengenaan bea masuk dapat menciptakan perlakuan yang adil (level playing field) antara pedagang konvensional dan digital. Pihaknya banyak mendapat keluhan dari para pedagang konvensional yang menganggap bahwa terdapat kebijakan pengenaan pajak yang tidak adil antara mereka dengan pedagang di platform daring.

Keempat, untuk menghindari potensi kerugian bagi pendapatan negara untuk barang yang dikirim secara elektronik. Menurutnya banyak jenis penerimaan negara yang belum bertransformasi menjadi ekonomi digital dan transaksi digital.

(Oleh - HR1)

Download Aplikasi Labirin :