Produksi Mobil Listrik, Mitsubishi Investasi Rp 11 Triliun
Jakarta - Mitsubishi Motors Corporation (MMC) berencana investasi Rp 11,2 triliun di Indonesia akhir 2025. Dana itu digunakan untuk memproduksi dua mobil elektrifikasi, yakni Xpander hybrid atau Xpander plug in electric vehicle (PHEV) sekaligus menambah kapasitas pabrik di CIkarang, Bekasi, Jawa Barat. Dengan investasi itu, kapasitas produksi terpasang pabrik MMC di Cikarang naik dari saat ini 220 ribu unit menjadi 250 ribu unit per tahun.
Mitsubishi juga berkomitmen menambah sembilan negara tujuan ekspor, sehingga totalnya mencapai 39 negara. Menperin juga mendorong agar Mitsubishi melakukan ekspor mobil ke Australia, mengingat Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Australia (IA-CEPA) telah berjalan. Selain dengan MItsubishi, Menperin memiliki agenda pertemuan dengan produsen sepatu asal Jepang Asics, asosiasi bisnis Jepang Keidanren, dan Japan External Trade Organization (Jetro).
Dalam pertemuan dengan Keidanren dan Jetro, Menperin memaparkan kemudahan berusaha yang ditawarkan Indonesia, yang didukung oleh penyederhanaan aturan melalui Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Pengusaha Jepang menilai, UU itu meningkatkan kepercayaan diri para investor dan calon investor. Dengan adanya UU Ciptaker, level kemudahan berusaha di Indonesia akan jauh lebih baik. Asosiasi pengusaha Jepang dan Jetro mengapresiasi kebijakan subtitusi impor Indonesia. Kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah Indonesia memproteksi investasi pemain lama.
(Oleh - IDS)
Postingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Ketahanan Investasi di Sektor Hulu Migas
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023