Inggris akan Naikkan Pajak Korporasi jadi 25%
LONDON – Pemerintah Inggris pada Rabu (3/3)
menurunkan tajam perkiraan pertumbuhan ekonomi
2021. Menurut Pemerintah Inggris, pandemi virus corona Covid-19 masih terus menyebabkan kerusakan
besar terhadap perekonomian, sehingga tambahan
stimulus akan membuat utang pemerintah melonjak.
Menteri Keuangan (Menkeu) Rishi
Sunak mengatakan dalam penyampaian anggaran tahunan di Parlemen
Inggris, Rabu (3/3),, laju ekonomi
Inggris tahun ini akan tumbuh sebesar 4,0%. Berarti turun dari perkiraan
pemerintah sebelumnya sebesar 5,5%.
Tetapi masih lebih baik dibandingkan
kontraksi dua digit pada 2020.
Sunak menambahkan, pajak atas
laba perusahaan akan dinaikkan dari
19% yang berlaku saat ini menjadi 25%
pada 2023. Langkah itu muncul bersamaan paket bantuan darurat negara
senilai 407 miliar pounds (US$ 568
miliar) yang mengakibatkan lonjakan
utang pemerintah.
Akan Pulih
Di sisi lain, kebijakan karantina
(lockdown) ketiga Inggris mulai
dicabut pada Senin (8/3). Pada saat
itu sekolah-sekolah dibuka kembali,
diikuti oleh pertokoan yang tidak
menjual barang-barang esensial, dan
perhotelan dalam beberapa bulan
mendatang.
Dia mengatakan produk domestik
bruto (PDB) diperkirakan meningkat
7,3% pada tahun depan, sekaligus
menandai peningkatan dari pedoman
sebelumnya 6,6%.
Sebagai informasi, laju ekonomi
dilaporkan merosot pada 2020 karena dampak pandemi Covid. Hal ini
diperparah dengan aktivitas-aktivitas
yang juga terhambat oleh gejolak
menjelang keluarnya Inggris dari Uni
Eropa. Masalah itu pun tercermin
pada angka pengangguran Inggris
yang telah melonjak hingga ke level
tertinggi lima tahun, yakni sebesar
5,1%.
(Oleh - HR1)
Tags :
#PajakPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023