Pengembangan UMKM, Cirebon Dorong Komoditas Rotan dan Batik
Bisnis, CIREBON — Kabupaten Cirebon bekerjasama dengan Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, dalam upaya peningkatan hasil produksi kerajinan tangan di masing-masing wilayah. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon Deni Agustin mengatakan Kabupaten Cirebon memiliki hubungan erat dengan Prabumulih sejak lama.
Kabupaten Cirebon memiliki 40 komoditas
ekspor. Dari jumlah tersebut, ada dua yang menjadi unggulan, yakni furnitur/kerajinan
rotan dan batik. Industri rotan yang ada di Kabupaten Cirebon sebanyak 1.311
dengan jumlah pekerja 57.102. Setiap tahunnya hasil produksinya itu mencapai 104.917
ton. Sedangkan dari komoditas batik, Kabupaten Cirebon memiliki 530 unit usaha
dan mampu memproduksi 42.024 kodi setiap tahunnya. Deni mengatakan, keunggulan yang
ada di Kabupaten Cirebon ini bisa dipasarkan di Kota Prabumulih. Sebaliknya, kerajinan tangan dari Prabumulih bisa dipamerkan.
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana
mengatakan penawaran kerja sama ini mampu mendorong para pelaku UMKM dapat
kembali bangkit. Sehingga ekonomi mereka bisa kembali menggeliat.
Di tempat sama Ketua IAI Kota Bandung
Yena Iskandar mengatakan pelaku UMKM menjadi kelompok rentan, bahkan tak
sedikit yang gulung tikar akibat pandemi Covid-19. “Untuk itu kami apotek perlu
berkontribusi membantu para pelaku UMKM, minimal kita menyediakan tempat,
sarana, peluang untuk memasarkan produk para pelaku UMKM,” terangnya.
(oleh - HR1)
Tags :
#UMKMPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023