Komisaris BEI dan Dirut Emtek Bergabung ke SPAC
Komisaris
PT Bursa Efek Indonesia
(BEI) Pandu Sjahrir dan
Direktur Utama PT Elang
Mahkota Teknologi Tbk
(EMTK) atau Emtek Alvin
Widarta Sariaatmadja
dinominasikan menjadi
direktur Crescent Cove
Acquisition Corp,
sebuah special purpose
acquisition company
(SPAC). SPAC atau blank
check company tersebut
tengah menggelar
penawaran umum
perdana (initial public
offering/IPO) saham dan
akan tercatat di Nasdaq,
Amerika Serikat (AS).
Berdasarkan prospektus yang
diajukan ke United States Securities
and Exchange Commission (SEC),
Crescent Cove Acquisition membidik dana IPO sebesar US$ 200 juta
dengan menawarkan 20 juta unit
seharga US$ 10 per unit. Setiap 1 unit
yang ditawarkan melekat satu saham
biasa dan setengah waran, yang dapat
dilaksanakan pada harga US$ 11,5.
Dalam penawaran ini juga ada opsi
penerbitan 3 juta unit tambahan, jika
ada penjatahan berlebih atau overalloments.
Sesuai rencana, unit-unit pada
IPO Crescent Cove Acquisition akan
tercatat di Nasdaq dengan kode COVAU. Sementara, saham kelas biasa
dan waran kelas A perseroan juga
akan tercatat masing-masing dengan
kode COVA dan COVAW. Unit-unit
tersebut ditargetkan mulai tercatat
dan diperdagangkan pada hari ke 52
setelah penerbitan prospektus. Pihak
yang menjadi sole bookrunner IPO ini
adalah Cantor Fitzgerald & Co
Pandu memiliki rekam jejak panjang dalam dunia investasi dan modal
ventura. Sejak November 2017, Pandu
merupakan managing partner Indies
Capital Partners dan sebelumnya
pernah menjabat sebagai managing
director di perusahaan private equity,
Abraaj Group. Selain itu, Pandu tercatat sebagai komisaris Gojek, PT
Shopee International Indonesia, PT
Garena Indonesia, PT Airpay International Indonesia, PT Elang Mahkota
Teknologi Tbk, PT Toba Bara Energi,
and PT Batu Hitam Perkasa.
Kehadiran Crescent Cove Acquisition yang berencana mengakuisisi perusahaan di Asia Tenggara akan menambah daftar SPAC yang telah lebih dahulu IPO pada Januari ini. Provident Acquisition Corp, SPAC yang terafiliasi dengan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), baru saja menyelesaikan IPO saham dan tercatat di Nasdaq, AS. SPAC ini meraih dana segar US$ 230 juta dari IPO. Direktur Investasi Saratoga Investama Sedaya Devin Wirawan mengatakan, pihaknya berpartisipasi dalam IPO Provident Acquisition karena yakin akan kemampuan manajemen sebagai SPAC dalam mengindentifikasi dan mengakuisisi perusahaan yang menjadi target.
(Oleh - HR1)
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023