Grup Telkom bakal Miliki Unicorn
MDI Ventures, modal ventura milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) atau Telkom, menargetkan minimal dua portofolio investasi perusahaan rintisannya (start-up) menyandang gelar unicorn pada 2021-2022. Kenaikan valuasi start-up tersebut, salah satunya akan dipicu oleh masuknya investor baru. Perseroan berharap beberapa portofolio start-up memiliki valuasi lebih dari US$ 1 miliar dalam satu hingga dua tahun mendatang. Kehadiran investor baru pada start-up tersebut nantinya bisa disebut sebagai validasi dan apresiasi terhadap performa yang sangat baik selama 2020.
Sepanjang 2021, perseroan akan fokus mengucurkan investasi kepada start-up potensial ketimbang mencari penggalan dana investasi baru. Pasalnya, dana investasi kelolaan perseroan telah mencapai lebih Rp 10 triliun. MDI Ventures menyalurkan pendanaan bagi start-up di Indonesia menggunakan dana dari Telkom melalui Telkom Fund I senilai US$ 100 juta dan Telkom Fund II senilai US$ 500 juta. Lalu, ada pengelolaan dana investasi bernama Centauri Fund hasil kerja sama dengaan KB Financial Group senilai US$ 150 juta.
Kolaborasi dengan Telkomsel melalui TMI Fund senilai US$ 40 juta. Selain fokus investasi, MDI juga berencana membawa minimal empat portofolio investasi start-up untuk melangsungkan IPO saham dalam periode dua tahun ke depan. Aksi ini merupakan strategis exit perusahaan. Adapun satu start-up ditargetkan IPO pada kuartal I-2021. Di sisi lain, Telkom menargetkan IPO saham anak usahanya, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), aksi korporasi ini akan membuat Mitratel menjadi perusahaan menara terbesar dari sisi aset yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Saat ini, Mitratel tengah menggabungkan aset-aset menara telekomunikasi dengan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dalam rangka memperkuat aset Mitratel dan supaya Telkomsel menjadi lebih fokus ke bisnis intinya. Mitratel telah menandatangani perjanjian jual beli bersyarat untuk mengakuisisi 6.050 menara Telkomsel senilai Rp 10,3 triliun pada Oktober lalu. Telkom juga terus menggenjot ekspansinya. Apalagi, Telkomsel telah meraih tambahan spektrum 10 Mhz melalui lelang frekuensi 2,3 Ghz pada akhir tahun lalu. Tambahan spektrum tersebut akan dimanfaatkan untuk memperkuat layanan broadband terkini 4G LTE serta melanjutkan pengembangan implementasi jaringan terbaru 5G.
Tags :
#TelekomunikasiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023