;

Grab Pertimbangkan IPO di AS

Ekonomi R Hayuningtyas Putinda 19 Jan 2021 Investor Daily, 19 Januari 2021
Grab Pertimbangkan IPO di AS

Grab, raksasa pengantaran makanan dan transportasi online Asia Tenggara, dilaporkan sedang mempertimbangkan listing di Amerika Serikat (AS) tahun ini. Didorong oleh kuatnya minat investor terhadap penawaran-penawaran umum perdana (IPO) saham. IPO Grab dapat menghasilkan dana sedikitnya US$ 2 miliar. Perolehan dana sebesar itu akan menjadi IPO terbesar oleh perusahaan Asia Tenggara di luar negeri.

Grab dilaporkan belum sampai pada finalisasi berapa banyak saham pada finalisasi berapa banyak saham yang akan dilepas ke publik. Karena semuanya akan bergantung pada kondisi pasar. Pihak Grab yang berbasis di Singapura menolak berkomentar tentang rencana IPO tersebut. Grab sudah memperluas bisnis sejak memulai sebagai perusahaan transportasi online di Malaysia pada 2012 hingga menjadi perusahaan rintisan terbesar di Asia Tenggara. Dengan kapitalisasi pasar lebih dari US$ 16 miliar.

Grab juga memberikan jasa finansial dan baru-baru ini mendapatkan lisensi untuk menjalankan bisnis bank digital di Singapura. Grab menyatakan bahwa bisnis transportasi online-nya sudah balik modal di seluruh daerah operasi. Termasuk di Indonesia yang merupakan pasar terbesarnya. Grab memperkirakan bisnis pengantaran makanannya akan balik modal pada akhir tahun ini. Rencana IPO Grab ini keluar setelah rencana merger dengan rivalnya di Indonesia, Gojek, dihentikan. Sebaliknya Gojek dan Tokopedia sedang menyiapkan merger senilai US$ 18 miliar, sebelum rencana dual listing di jakarta dan di AS.

Download Aplikasi Labirin :