Kerjasama RI-Tiongkok Sumbang PDB US$ 10 M
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar
Negeri Republik Rakyat Tiongkok
(RRT) Wang Yi menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman
(MoU) kerja sama Two Countries
Twin Parks di Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (12/1. Kerja sama
ini diharapkan menyumbangkan
produk domestik bruto (PDB)
nasional sebesar US$ 10 miliar.
Penandatanganan yang dilakukan oleh delegasi Indonesia dan
RRT tersebut merupakan tindak
lanjut dari usulan yang disampaikan oleh Pemprov Fujian, Tiongkok, sejak 2019. Hal ini berangkat
dari keinginan kedua negara untuk
mempromosikan sinergi antara visi
Poros Maritim Dunia Indonesia
dan Inisiatif Sabuk dan Jalan milik
Tiongkok.
Kerja sama ini kemudian dikembangkan menjadi Two Countries
Twin Parks with Multiple Zones.
Bentuknya, Indonesia menyiapkan
tiga kawasan industri, yakni Batang
Industrial Park, Bintan Industrial
Estate, dan Aviarna Industrial Park,
sedangkan Tiongkok menunjuk
Zona Investasi Yuanhong yang
terletak di Fuqing, Kota Fuzhou,
Provinsi Fujian sebagai kawasan
industri
Kerja sama ini diharapkan dapat berkontribusi US$ 10 miliar
terhadap produk domestik bruto
(PDB) Indonesia, mengurangi
defisit perdagangan, menarik 100
lebih perusahaan manufaktur
terkemuka RRT untuk berinvestasi
di Indonesia, serta berkontribusi
menumbuhkan 1 juta lebih peluang
kerja baru.
Aviarna adalah kawasan industri
dengan luas keseluruhan sekitar
450 hektare (ha)yang dikelola
Argo Manunggal Group. Di dalam
kawasan ini, terdapat industri
perbaikan pesawat (MRO), dry
port, tourism dan komersial, serta
kawasan mangrove yang dijadikan
sebagai tempat wisata.
#R
Tags :
#Kerjasama EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023