RI Sukses Ekspor Sawit Lebih Banyak ke Eropa
Indonesia justru
berhasil meningkatkan ekspor
minyak kelapa sawit ke Uni Eropa
(UE) pada 2020 di tengah sengketa perdagangan yang disebut
Indonesia sebagai diskriminasi
sawit. “Perdagangan kita turun
cukup signifikan yakni 11% dalam
10 bulan pertama 2020 dan itu
dapat dipahami (terkait situasi
krisis Covid-19),” Duta Besar UE
untuk Indonesia Vincent Piket,
Rabu (13/1).
Perdagangan Indonesia-UE
diwarnai perselisihan soal minyak
kelapa sawit pada 2019, setelah
blok itu membuat kebijakan Renewable Energy Directive II (RED
II) dan Delegated Regulation yang
disebut akan dapat membatasi akses masuk produk-produk bahan
bakar hayati yang dinilai tidak
bersifat ramah lingkungan dan
berkelanjutan (unsustainable crop
based biofuels), termasuk minyak
sawit.
UE juga menyatakan tidak
mempunyai target khusus untuk
waktu penyelesaian Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif
Indonesia-Uni Eropa (I-EU CEPA)
dan memastikan bahwa isu minyak sawit masuk ke dalam pembahasannya. UE akan menunggu
sesuai waktu yang diperlukan
untuk menyelesaikan perundingan, kendati pihaknya sama seperti
Indonesia juga menginginkan
CEPA segera disepakati.
#R
Tags :
#SawitPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023