Belajar Jarak Jauh Diperpanjang, Bisnis Edutech Makin Moncer
Startup bidang pendidikan atau edutech diproyeksi makin cuan tahun ini seiring dengan diperbolehkannya pemerintah daerah memperpanjang program pembelajaran jarak jauh. Koordinator Pusat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Dianta Sebayang mengatakan perusahaan edutech akan diuntungkan dengan keputusan tersebut lantaran bisa lebih leluasa mendulang potensi pengguna-pengguna baru. Namun, dia menekankan pertumbuhan pengguna baru itu akan fokus di perdesaan dan tidak lagi perkotaan.
Lebih lanjut, dia mengatakan startup pendidikan harus mengupayakan strategi kolaborasi dengan institusi pendidikan. Hal ini pun menjadi ceruk besar yang harus dimanfaatkan ketimbang harus bersaing secara manual untuk memperebutkan pelanggan melalui diskon, promo, dan program lainnya. Namun, tantangannya adalah upaya startup edutech untuk memberikan layanan gratis pada pelajar dan mahasiswa sehingga perlu ada kolaborasi dengan pihak lain atau menggunakan model bisnis yang sesuai seperti freemium agar tetap bisa mendapatkan cuan.
Anggini Setiawan, Head of Corporate Communications Ruangguru, mengatakan perusahaan tetap fokus menghadirkan inovasi baru berupa produk dan layanan pendidikan bagi kategori pelajar dan profesional. Anggini pun menyebutkan sepanjang 2020 perusahaan telah melayani lebih dari 22 juta pengguna di seluruh Indonesia. Angka ini meningkat sekitar 50% dibandingkan dengan jumlah pengguna per akhir Desember 2019.
Tags :
#StartupPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023