Prospek Keuangan Mikro 2021, Jasa Gadai Laris Manis
Pembiayaan melalui jasa gadai berpotensi laris manis pada 2021 seiring dengan naiknya kebutuhan dana segar di tengah pandemi Covid-19.Layanan gadai sangat diperlukan masyarakat segmen menengah ke bawah serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) karena sifatnya yang cepat dan sederhana. Pertumbuhan bisnis pada 2021 sebesar 13,79% sedangkan pelaku industri optimistis dapat melebihi 20%. Dalam kondisi pandemi Covid-19, kebutuhan dana segar berimbas pada layanan gadai yang menjadi akses keuangan primadona. Kondisi itu tercermin dari kinerja bisnisnya yang tetap tumbuh sepanjang 2020, meskipun terdapat tekkanan ekonomi.
Kondisi bisnis gadai pada 2021 dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi bisnis antara lain tingkat pertumbuhan ekonomi, yang diproyeksikan akan lebih baik dari tahun lalu. Sementara itu, faktor internal perusahaan yang bisa memepengaruhi bisnis gadai antara lain kecepatan dan kemudahan layanan untuk memperoleh pinjaman. Faktor itu menjadi krusial bagi pelaku usaha gadai di tengah persaingan ketatdengan badan usaha seperti koperasi hingga perusahaan teknologi finansial.
Adanya kebijakan penurunan suku bunga pinjaman, bahkan bebas bunga untuk periode tertentu, makin membuat layanan gadai menjadi ujung tombak sumber dana masyarakat. Oleh karena itu, pengembangan bisnis gadai akan menjadi perhatian, termasuk OJK, khususnya dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Belum semua perusahaan gadai melaporkan kinerja teranyarnya kepada otoritas, sehingga kinerja industri gadai bisa lebih besar dari yang sudah dipublikasikan OJK.
Tags :
#KeuanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023