BISI-18 Palsu Diproduksi di Nganjuk
Satreskrim Polres Pasuruan mengungkap kasus benih jagung pemalsuan merk BISI-18. Jagung yang diberi label BISI-18 dengan harga murah itu merupakan jagung oplosan dari benih jagung merek lain dengan kualitas jauh di bawah kualitas benih BISI-18.
Kanit II Ekonomi Satreskrim Polres Pasuruan Ipda Samsul Arifin menjelaskan, semua produksi benih jagung ini ada di Nganjuk. Dia jelaskan, bisnis gelap ini dijalankan oleh lima orang yang sudah saling kenal.
Samsul menerangkan, harga beli benih jagung yang bukan BISI-18. per karungnya hanya Rp 7.000 -Rp 10,000, setelah itu, mereka campur atau oplos dan dikemas dalam karung berlabel BISI-18. “Mereka jual ke pasar dengan harga Rp 37.000 - Rp 42.500 per karungnya,” tambah dia. Padahal harga benih jagung BISI-18 yang asli di pasaran mencapai Rp 75.000 per karung.
Selain itu, polisi juga mengamankan 845 sak bahan baku benih jagung dari berbagai macam merek, 380 sak BISI-18 palsu kemasan sak 20 kg dan 522 lembar hologram BISI-18 palsu, mesin pengemas sealer otomatis, satu mesin penggulung kemasan, dua set stempel besar, dan beberapa barang bukti lainnya yang berhasil diamankan.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023