;

Kelangkaan Kontainer Gerus Ekspor Keramik

Ekonomi Leo Putra 07 Dec 2020 Investor Daily, 7 Desember 2020
Kelangkaan Kontainer Gerus Ekspor Keramik

Kelangkaan kontainer diprediksi menggerus pertumbuhan eskpor keramik. Hingga akhir 2020, pertumbuhan ekspor keramik diprediksi hanya 20% menjadi 15,2 juta meter persegi (m2), lebih rendah dari proyeksi awal 33% dengan volume 17 juta m2. Kelangkaan kontainer juga dialami industri mebel. Pengusaha mebel mengaku merugi besar lantaran gagal memenuhi kontrak ekspor dengan para pembeli.

Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki) Edy Suyanto menuturkan kelangkaan kontainer ekspor terjadisejak November 2020. Oleh sebab itu, Asaki meminta bantuan pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini. Sebab, kelangkaan ini mengganggu pemulihan industri keramik dari dampak pandemi Covid-19. Pebisnis keramik harus menunggu 3-4 minggu untuk mendapatkan kontainer ekspor ke tiga kawasan yaitu Eropa, Amerika Serikat (AS) dan Australia. Sementara ekspor ke Filipina dan Malaysia harus menunggu kontainer 7-10 hari.

Ekspor keramik pada Januari-September 2020 mencapai US$ 49,8 juta atau meningkat 24% dari periode sama tahun lalu, sedangkan secara volume mencapai 12,8 juta meter persegi (m2) atau meningkat 29%. Nilai ekspor tertinggi secara bulanan selama lima tahun terakhir terjadi pada Juli 2020 sebesar US$ 10 juta. nilai ekspor kuartal III-2020 berkontribusi 50% terhadap total ekspor sampai September.

Kementrian Perindustrian (Kemenperin)  terus memacu produktivitas dan daya saing industri keramik di Tanah Air. Sebab, sektor ini mempunyai potensi besar untuk dikembangkan di dalam negeri, seiring banyaknya sumber daya alam yang dapat dijadikan bahan baku di sejumlah daerah. Sejumlah kebijakan strategis yang telah dijalankan pemerintah dalam rangka mendongkrak daya saing industri keramik nasional terhadap ancaman produk impor antara lain adalah penerapan safeguard atau pengenaan bea masuk tindak pengamanan (BMTP) terhadap impor produk ubin keramik.

Tags :
#Ekspor
Download Aplikasi Labirin :