;

Industri Manufaktur, Reformasi Usai Tahun Pandemi

Ekonomi B. Wiyono 02 Dec 2020 Bisnis Indonesia
Industri Manufaktur, Reformasi Usai Tahun Pandemi

Ekonom Centre for Strategic and International Studies (CSIS) Indonesia Fajar B. Hirawan mengatakan kapasitas produksi industri manufaktur akan mulai benar-benar stabil pada pertengahan 2021, meski akan tetap bergantung dari perkembangan vaksinasi massal. Alhasil, target pertumbuhan industri manufaktur 3,95% pada 2021 kemungkinan akan tercapai jika pada kuartal I/2021 sudah ada vaksinasi massal yang berjalan sukses 

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Faisal Basri pun meyakini tahun depan, seluruh sektor sudah bisa pulih. Namun, pekerjaan rumah untuk transformasi ekonomi melalui industri masih akan menjadi tantangan. Menurutnya, salah satunya terkait investasi. Faisal menyinggung upaya pemerintah untuk menarik sejumlah perusahaan dari China agar mau berpindah membangun pabriknya di Indonesia.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani sepakat tantangan penciptaan lapangan kerja, industrialisasi, dan peningkatan daya saing ekonomi saat ini terkait minimnya integrasi industri nasional dalam global supply and value chain, minimnya investasi untuk adopsi teknologi dan inovasi industri, serta rendahnya kualitas SDM akibat terbatasnya dana pelatihan dan pengembangan SDM.

Dari sisi investasi, sektor industri terbukti tidak terpengaruh oleh pandemi Covid-19. Per September 2020, tercatat masih terjadi kenaikan 37,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Untuk tahun depan, serapan investasi diproyeksi mencapai Rp323,6 triliu

Tags :
#Manufaktur
Download Aplikasi Labirin :