Opsi Baru Selamatkan Kewajiban Smelter Freeport
Mengutip Asia Times, Freeport membahas kerjasama dengan
Tsingshan untuk membangun smelter tembaga senilai US$ 1,8 miliar di
kompleks pengolahan nikel di Weda Bay, Halmahera, Maluku Utara. Menko Luhut berharap
kesepakatan itu bisa ditandatangani sebelum Maret 2021. Saat ini kedua pihak
masih dalam pembahasan intensif.
Selain kerjasama itu, opsi yang sedang dibahas pemerintah adalah penurunan kapasitas proyek smelter tembaga baru Freeport yang berlokasi di JIIPE, Gresik Jawa Timur. Kapasitas dipangkas dari 2 juta ton konsentrat tembaga menjadi 1,7 juta ton. Namun, sebanyak 300.000 ton sisanya dicukupi dengan menambah kapasitas di smelter tembaga existing di PT Smelting.
Tsingshan dikabarkan setuju menyelesaikan smelter tembaga itu dalam waktu 18 bulan. Mereka juga berencana menyelesaikan pabrik baterai litium di Weda Bay pada tahun 2023.
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023