;

Gurih Bisnis Grup Salim

Ekonomi B. Wiyono 01 Dec 2020 Bisnis Indonesia
Gurih Bisnis Grup Salim

Ditengah situasi yang cukup menantang pada masa pandemi Covid-19, sejumlah emiten Grup Salim mampu memperlihatkan ketangguhan yang ditopang oleh lini bisnis konsumer dan perkebunan. Aksi korporasi dan harga komoditas yang membaik menjadi katalis positif dari kinerja emiten yang bergerak di kedua sektor ini. Bisnis mencatat, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan anak usahanya, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) kompak membukukan laba bersih masing-masing Rp3,75 triliun dan Rp3,96 triliun. Angka tersebut naik 6,28% dan 1,99% dibandingkan dengan laba bersih pada periode yang sama pada tahun lalu. Hasil itu berbanding lurus dengan pendapatan dari kedua entitas sektor konsumer itu yang juga naik. INDF mencetak pendapatan senilai Rp58,76 triliun atau naik 1,71% dan ICBP sen

Direktur Utama dan CEO Indofood Anthoni Salim menyatakan kinerja perusahaan yang stabil tidak lepas dari model bisnis kuat yang dibangun oleh perseroan. Di sisi lain, ICBP pun kian melebarkan sayapnya setelah menyelesaikan akuisisi Pinehill Company Limited (PCL) pada Agustus 2020. Untuk diketahui, Grup Pinehill bergerak di bidang industri pembuatan mie instan di Arab Saudi, Nigeria, Turki, Mesir, Kenya, Maroko dan Serbia, dengan menggunakan merek Indomie berdasarkan perjanjian lisensi dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, induk perusahaan ICBP. 

Kinerja LSIP ini mampu mengimbangi raihan emiten sejenis dari Grup Astra, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) yang turut mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 423,95%. Kenaikan harga produk sawit menjadi katalis positif bagi kinerja saham perseroan.


Tags :
#Bisnis
Download Aplikasi Labirin :