Gurih Bisnis Grup Salim
Ditengah situasi yang cukup
menantang pada masa pandemi Covid-19, sejumlah emiten Grup Salim mampu
memperlihatkan ketangguhan yang ditopang oleh lini bisnis konsumer dan
perkebunan. Aksi korporasi dan harga komoditas yang membaik menjadi katalis
positif dari kinerja emiten yang bergerak di kedua sektor ini. Bisnis mencatat,
PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) dan anak usahanya, PT Indofood CBP Sukses
Makmur Tbk. (ICBP) kompak membukukan laba bersih masing-masing Rp3,75 triliun
dan Rp3,96 triliun. Angka tersebut naik 6,28% dan 1,99% dibandingkan dengan
laba bersih pada periode yang sama pada tahun lalu. Hasil itu berbanding lurus
dengan pendapatan dari kedua entitas sektor konsumer itu yang juga naik. INDF
mencetak pendapatan senilai Rp58,76 triliun atau naik 1,71% dan ICBP sen
Direktur Utama dan CEO Indofood Anthoni Salim menyatakan kinerja perusahaan yang stabil tidak lepas dari model bisnis kuat yang dibangun oleh perseroan. Di sisi lain, ICBP pun kian melebarkan sayapnya setelah menyelesaikan akuisisi Pinehill Company Limited (PCL) pada Agustus 2020. Untuk diketahui, Grup Pinehill bergerak di bidang industri pembuatan mie instan di Arab Saudi, Nigeria, Turki, Mesir, Kenya, Maroko dan Serbia, dengan menggunakan merek Indomie berdasarkan perjanjian lisensi dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk, induk perusahaan ICBP.
Kinerja LSIP ini mampu mengimbangi raihan emiten sejenis dari Grup Astra, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) yang turut mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 423,95%. Kenaikan harga produk sawit menjadi katalis positif bagi kinerja saham perseroan.
Tags :
#BisnisPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023