Proyeksi 2021, Prospek Ekonomi Masih Redup
Dalam Economic
Outlook 2021: Menebak Arah Ekonomi 2021, Peluang dan Tantangan yang digelar
Bisnis Indonesia Rabu, ( 11/11 ), ekonom Chatib Basri memprediksi pertumbuhan
ekonomi pada tahun depan sekitar 3,5% - 4%. Angka tersebut lebih rendah
dibandingkan dengan target pemerintah yakni 4,5% - 5,5%. Menurut Chatib,
melesetnya proyeksi ini disebabkan oleh pengadaan vaksin yang penuh
ketidakpastian, sehingga protokol kesehatan tetap harus diterapkan pada 2021.
Jika demikian, kapasitas dunia usaha diperkirakan hanya 70% - 80%. “ Omnibus
Law ( UU Cipta Kerja ) belum berdampak kalau pandemi masih ada. Jadi harus
ditangani ini, dampaknya baru akan terasa 2 tahun dari sekarang, “ kata Chatib.
Pemerintah juga harus mengevaluasi pembatasan sosial berskala besar ( PSBB ). Pasalnya, saat PSBB masyarakat kelas menengah keatas tetap tinggal dirumah tanpa harus bekerja karena memiliki tabungan yang cukup. Sebaliknya, masyarakat kelas menengah ke bawah harus keluar rumah dan bekerja. Berdasarkan indikator selama kuartal III/2020, pembalikan ekonomi telah terjadi dimana optimisme pelaku ekonomi menunjukkan tren positif. Adaptasi dan kondisi psikologis masyarakat juga makin baik.
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023