2020, Nilai Ekonomi Digital Indonesia Capai US$ 44 Miliar
Google, Temasek, dan Bain & Company menerbitkan laporan e-conomy SEA, yang bertajuk At full velocity Resilient and Racing Ahead Dalam laporan tahunan kelima tersebut, total nilai ekonomi internet/digital Indonesia diperkirakan mencapai US$ 44 miliar, atau sekitar Rp 615,51 triliun pada 2020. Nilainya tumbuh 11% dibandingkan US$ 40 miliar, atau sekitar Rp 559,55 triliun tahun 2019. Pada 2025, nilai ekonomi internet Indonesia diperkirakan tumbuh mencapai US$ 124 miliar, atau sekitar Rp 1.734,62 triliun. Laporan tersebut mengungkapkan, pertumbuhan momentum perdagangan secara elektronik (e-commerce) di Tanah Air tercermin dari peningkatan lima kali lipat jumlah suplier lokal yang mencoba berjualan secara daring (online) karena pandemi Covid-19. Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf mengatakan, laporan tahun tersebut menunjukkan ekonomi digital Indonesia masih mampu terus tumbuh dua digit, dipimpin oleh pengungkit e-commerce dan media online.
Sementara itu, lebih dari setengah konsumen digital baru di Tanah Air (56%) berasal dari daerah nonmetro dan 93% dari mereka berkata akan terus menggunakan setidaknya satu layanan digital setelah pandemi berakhir. Dalam lima tahun ke depan, sektor e-commerce di Indonesia diperkirakan mengalami pertumbuhan 21% serta 28% untuk transportasi online dan pengantaran makanan. Tak hanya itu, media online juga menunjukkan pertumbuhan positif pada 2020, senilai US$ 4,4 miliar, atau meningkat 24% dari US$ 3,5 miliar pada 2019. Sektor ini diperkirakan terus bertumbuh 18% menjadi US$ 10 miliar tahun 2025.
Sementara itu, bedasarkan riset
iPrice, platform situs meta-search
yang beroperasi di kawasan Asia
Tenggara, menyebutkan, adaptasi
new normal di Indonesia telah
berdampak terhadap habit berbelanja selama periode kuartal-II
hingga kuartal III-2020.
Pada posisi kuar tal ketiga
tahun ini, Shopee masih menjadi
juara e-commerce dengan total rataan kunjungan website sebanyak
96 jutaan per bulan. Sementara
itu, pengunjung website Tokopedia menyentuh 84 jutaan per
bulan, atau meningkat 25% sejak
awal tahun 2020
Tags :
#EkonomiPostingan Terkait
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Perjuangan Jakarta untuk Tumbuh 6% di 2026
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023