Grup Telkom Siapkan IPO Saham 4 Start-up
PT Telekomunikasi Indonesia Tbk
(TLKM) atau Telkom melalui MDI Ventures berencana membawa minimal empat portofolio investasi
perusahaan rintisan (start-up) untuk melangsungkan penawaran umum perdana (initial public
offering/IPO) saham dalam periode dua tahun ke
depan. Adapun satu start-up ditargetkan IPO pada
kuartal I-2021.
Managing Partner MDI Ventures
Singapore Kenneth Li mengatakan,
pihaknya telah berdiskusi dengan
sejumlah penjamin emisi (underwiter) terkait rencana IPO salah
satu portofolio start-up tahun depan.
Pihaknya belum dapat menyebutkan nama start-up tersebut,
namun dipastikan perusahaan itu
bergerak dalam bisnis software as
a service (SaaS).
Kenneth menegaskan, saham start-up tersebut yang akan
dilepas ke publik sekitar 20-25%. Sementara, dana IPO yang ditargetkan
minimal Rp 100-150 miliar. Start-up
ini tergolong menjanjikan karena
sudah pro table selama lebih dari
tiga tahun.
Dia menambahkan, IPO startup memang menjadi salah satu
strategi exit perseroan. Strategi ini
disiapkan secara matang.
Seperti diketahui, MDI Ventures merupakan unit bisnis Telkom yang agresif mengucurkan pendanaan ke start-up potensial. Selain MDI Ventures, anak usaha Telkom lainnya, yakni PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) juga aktif berinvestasi pada start-up potensial. Pada 16 November, Telkomsel resmi menandatangani perjanjian investasi senilai US$ 150 juta dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa atau Gojek. Dalam kolaborasi ini, Gojek dan Telkomsel akan saling memperkuat layanan digital, mendorong inovasi dan produk baru, serta meningkatkan kenyamanan bagi para pengguna dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Kerja sama ini mer upakan per luasan kolaborasi Gojek dan Telkomsel yang menawarkan paket data terjangkau kepada mitra pengemudi Gojek sejak 2018. Kedua perusahaan juga siap berkolaborasi di bidang gaya hidup digital serta mengembangkan solusi teknologi periklanan digital untuk para pelaku usaha.
Seperti diketahui, sebagai unicorn, Gojek mempunyai rekam
jejak menarik investor ternama
kelas dunia sepanjang 2020, seperti
Facebook, Paypal, Google dan Tencent pada Juni. Sebelumnya, Gojek
juga mengantongi pendanaan seri
F dengan nilai US$ 1,2 miliar dari
Visa, Mitsubishi Motors, Mitsubishi
Corporation, dan Mitsubishi UFJ
Financial Group pada Maret.
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023