;

Ongkos Ekspor Benih Lobster Mahal Akibat Jasa Pengiriman Dimonopoli

Ekonomi Mardian 13 Nov 2020 Harian Sinar Indonesia Baru
Ongkos Ekspor Benih Lobster Mahal Akibat Jasa Pengiriman Dimonopoli

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengendus praktik monopoli pada jasa pengiriman logistik ekspor benih lobster. Direktur Investigasi KPPU Gopera Panggabean mengatakan, “Dari informasi yang kita peroleh, terkait dengan tarif biaya ekspor ini jadi dinilai dan dirasakan cukup mahal bagi pelaku ekspor. Karena tidak ada pilihan lain terhadap pengiriman ekspor benih lobster, semua hanya bisa lewat Bandara Soetta, sementara budidaya benih lobster ini tersebar sampai Bali, NTT, NTB,” ungkap Gopera dalam forum jurnalis KPPU secara virtual, Kamis (12/11).

Juru bicara sekaligus komisioner KPPU Guntur Saragih juga menambah, hal ini bisa membuat risiko usaha eksportir benih lobster meningkat. “Ini bisa menciptakan pasar tidak efisien. Salah satunya ini resiko yang ditanggung pengusaha baby lobster, karena ini kan barang hidup, apakah bisa tahan kalau dibawa ke Jakarta dulu baru dikirim ke target pasarnya,” kata Guntur.


Download Aplikasi Labirin :